Selasa, 07 Juli 2015

Cara Download EViews 9 Demo Full Fitur

Oleh : Jul Fahmi Salim

Assalamualaikum wr wb..

Selamat Pagii....

Nah pagi ini saya akan share, bagaimana cara mendapatkan softwere eviews demo tetapi dengan full fitur, lumanyanlah untuk 30 hari...hheheh


  • Buka link resmi EViews di  http://www.eviews.com/home.html 



  • Pilih "Product and Pricing"
  • Pilih "request a demo copy"
  • Setelah keluar form request, maka isilah semua kolom yang ada (yang wajib diisi hanya bertanda *)








  • Kemudian klik "requets demo"
  • Jika sudah seperti dibawah ini, kita tinggal menunggu balasan email dari eviews, ( Untuk balasan dari eviews waktunya bisa cepat dan juga nisa agak lama )


  • Setelah diverifikasi oleh pihak EViews dan anda layk mendapatkan software demo tersebut di balas maka akan  memperoleh email seperti ini.



  • Untuk download softwarenya silahkan klik salah satu link di dalam kotak merah
  • Jika Menggunakan IDM, anda bsa langsung klik kanan pada salah satu link, kemudian pilih "Copy Link Addres"
  • buka IDM, kemudian add url, pastekan link yang copy tadi
  • Tinggal tunggu hingga selesai
  • Untuk proses instal, seperti biasa, instal kemudian masukan serial number dan Name yang sudah dikirim pihak EViews ke email kita...
Nah cukup mudah bukan???

Selamat mencoba...

Terimakasih Sudah Berkunjung.. :-)

Link Terkait :
Pengolahan Data Menggunakan Eviews

Kamis, 02 Juli 2015

Patriot Garuda : Catatan Seorang Chef Part 18

Assalamualaikum wr wb...

Lagiiii...

Share artikel dari www.patriotgaruda.com , mudah-mudahan bisa membangkitkan rasa Nasionalis kita..

EXPENDABLES

citoxnew78
Hehehe..! Ini betul-betul judul film..! Saya yakin anda semua telah mengetahuinya. Ya, benar..! Film ini dibintangi oleh banyak bintang veteran, dan bercerita tentang kisah petualangan mengasyikan mantan personel pasukan-pasukan elite. Maklum, sebagaimana kita ketahui, anggota pasukan elite di Amerika ataupun Eropa tidak sama dengan anggota pasukan elite kita. Disana, keanggotaan seseorang dalam pasukan elite, biasanya hanya dalam hitungan tahun, bukan puluhan tahun. Setelah masa kontrak habis, biasanya mereka akan menjalani masa pensiun muda yang menyenangkan. Deposito cukup, semua aspek kehidupan telah diasuransikan, tenaga masih kuat, kemampuan strategi yang mumpuni dan memiliki jaringan yang sangat luas, sehingga tidak heran jika mereka kemudian banyak yang menjadi konsultan di berbagai perusahaan, bahkan meski harus memilih profesi hanya sebagai sopir taksi, kehidupan dan jaminan sosial mereka sangat mencukupi.

Kembali ke film tersebut..! Saya penggemar akting Jason Statham. Tapi kali ini saya juga harus menyukai sosok Bearney Ross lakonan Sylvester Stallone..! Sebabnya tak lain karena sosok tersebut mengingatkan saya pada sosok ayahanda disaat beliau memimpin kami setiap kali melakukan perburuan di berbagai hutan dan gunung..!
Sangat komit dan kebapakan..! Beginilah sosok ayahanda dalam setiap perburuan. Bagi beliau, perburuan adalah sebuah pembelajaran dalam hidup. Perburuan bukanlah sebuah pembunuhan. Perburuan bukanlah sebuah perusakan. Perburuan adalah sebuah management, yang tak lain sebagai sebuah seni mengatur hidup dan kehidupan. Tujuan perburuan bukan untuk mencatatkan berapa banyak objek yang kita taklukan, berapa banyak binatang yang kita musnahkan dan berapa banyak peluru yang telah kita habiskan.
Bagi ayahanda, perburuan adalah interaksi kita dengan alam beserta isinya. Adapun senjata dan pelurunya, adalah media untuk bertahan hidup alias survive, karena tujuan berburu yang paripurna adalah berangkat dari rumah, maka harus bisa kembali lagi ke rumah..! Simple mathematic..!
Untuk mencapai tujuan itu, ayahanda mengajarkan kami untuk senantiasa berhati-hati menjaga kelestarian alam sekitar, menjaga tata krama dengan lingkungan, dan tidak sewenang-wenang terhadap segala yang ditemukan. Meski banyak binatang yang kita jumpai, tapi nyatanya kami lebih banyak membidiknya dengan kamera, bukan dengan senjata. Senjata berfungsi hanya disaat kami kehabisan bekal makanan, atau disaat ada penduduk meminta bantuan untuk menggiring binatang liar agar kembali ke hutan dan tidak merusak ladang. Alhasil, dari aksi sosial ini pun, kami malah bisa kelebihan bekal makanan..! Hehehe..!
Tidak heran, jika suatu ketika kami melakukan pendakian ke puncak gunung Kerinci, Jambi, kami tidak menemukan kendala berarti. Ayahanda telah membimbing kami untuk senantiasa menyatu dengan alam. Ayahanda mengajarkan ketulusan bersopan santun, tanpa ada sandiwara. Kita berkomunikasi dan berinteraksi, bukan hanya dengan penduduk kampung, hutan dan gunung, namun juga dengan binatang yang kerap kita temui. Kami diajarkan untuk bersatu..!
Ketika kami bilang bahwa kita bisa kaya jika bisa menembak banyak binatang di atas gunung itu. Beliau malah tertawa, dan bilang justru kita akan mati jika banyak membunuh binatang di atas gunung itu. Selain karena alam tidak akan lagi bersahabat, kita juga dipastikan tidak akan mampu mengangkat hasil perburuan kita sendiri..!
Ternyata inilah yang ingin beliau ajarkan pada kami. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, kami disarankan untuk tetap menjaga keharmonisan yang telah ada sebelumnya. Hidup dan perburuan adalah hampir serupa, dan bersifat sementara. Keserakahan hanya akan mencelakakan diri sendiri. Ambil secukupnya, selebihnya biarkan tetap tumbuh subur untuk kehidupan bersama. Niscaya alam akan melindungi, dan manusia akan menghormati..!

yayan47
KRI Teluk Bintuni
Selamat atas penyerahan kapal KRI Teluk Bintuni kepada TNI AL. Penyerahan ini menandakan bahwa kapal jenis LST terbesar yang pernah dibangun oleh Indonesia telah betul-betul siap dan lengkap dengan berbagai senjata penunjangnya.
Tahun lalu kapal ini juga pernah diserahkan, namun pada waktu itu masih kosongan alias ompong, alias meskipun berstatus sebagai kapal KRI, tapi spesifikasinya masih sama dengan kapal sipil.
Namun kini, semuanya sudah lain..! Terbukti yang memberitakan acara ini juga bukan hanya media nasional, namun juga media internasional. Dengan tuntasnya kapal ini, di mata para pengamat militer, telah menambah poin tersendiri bagi kekuatan TNI.

Daya gedor TNI akan semakin beringas dan gahar, karena pergerakan personel akan paralel dengan pergerakan alutsista berat lainnya..! Semoga kelak kapal sejenis yang lebih besar akan segera kembali terwujud..! Sebagai catatan bersama, galangan kapal Indonesia pernah membangun kapal hingga sebesar 50,000 DWT, atau hampir 10 kali lipat dari berat kapal KRI Bintuni ini. Tak ada kata mustahil, selagi masih ada kemauan dan kemampuan..! Selamat berkarya dan berjaya..!

citoxnew79


BLESSING IN DISGUISE

Saya pernah menjadi seorang bartender di sebuah night club dan discotique..!

Pelajaran berharga yang saya peroleh dari dunia gemerlap ini adalah tentang kebahagiaan..! Banyak yang keliru dalam memaknai dan mencari kebahagiaan. Mereka berpikir bahwa kebahagiaan senantiasa bersemayam dalam kegemerlapan dan kemeriahan..! Nun di dalam gudang minuman saya yang sepi, isak tangis seorang wanita terdengar amat nyaring. Seorang purel yang sehari-hari senantiasa tertawa, berdandan dengan extra kosmetika, kini sedang menangis di hadapan saya. Ketika ditanya kenapa dia bersedih..? Jawaban yang didapat sungguh jauh berbeda..!

“Saya tidak bersedih, justru menangis karena bahagia..! Di tempat tenang seperti inilah saya merasa menemukan kebahagiaan, dan melihat Tuhan itu ada dan sangat nyata..!”




Sejak saat itu, saya baru tahu jika gudang itu bukan sekedar tempat untuknya berkosmetika, tetapi juga sebagai mushola..!

Merasa bahwa Tuhan itu amat dekat diantara kami, akhirnya kami berdua sepakat meninggalkan dunia hitam itu. Kini perempuan yang konon berpikir bahwa kebahagiaan adalah sebuah kemeriahan dan keceriaan itu, kini telah menjadi ibu yang bahagia di kota Malang. Bersuamikan seorang pilot, menjalani bisnis kecil-kecilan, sambil menemani anak-anaknya mengenyam pendidikan. Masih di tempat yang tenang, kebahagiaan itu konon selalu dia dapatkan. Saat menoleh ke dalam sebuah lemari kaca, saya terkejut saat melihat sebuah botol minuman Jack Daniel. Seperti mengerti dengan apa yang terbersit dalam pikiranku, dia pun berujar..!

“Ya, itu botol yang kamu beri, masih tersegel dan tidak pernah aku minum. Aku menjaganya sebagaimana aku menjaga nasihatmu. Aku tidak punya siapa-siapa yang mampu membuatku berani, selain botol itu dan kamu..! Walaupun usiamu di bawahku, tapi aku merasa bahwa kamu adalah kakakku, bahkan terkadang aku merasa jika kamu adalah ayahku..!”




Lagi-lagi tangisnya tak terbendung, namun kali ini beruntung, disampingnya selalu ada suami yang setia dan selalu bersedia memberikan ketegaran dan keteguhan. Alhamdillah, terima kasih Tuhan..!

Kini, saya menjalani profesi sebagai seorang tukang masak..!

Banyak yang bertanya, kenapa perut saya tidak buncit. Sayang banyak yang tidak percaya dan tidak mengerti jika ” Makan itu tidak untuk kenyang, melainkan untuk tidak lapar.”




Suatu ketika ada yang bertanya mengapa saya terlihat awet muda dan selalu tersenyum..! Saya menjawab dengan gaya saya, ” Sebenarnya bukan saya yang awet muda, tapi mungkin kamu terlalu cepat merasa tua. Jika ada yang bilang saya selalu tersenyum, itu juga tidak selamanya benar, karena mungkin yang sedang dia lihat bukanlah senyum saya, tapi bisa jadi sekedar gigi ini yang gak tahan pengen nongol keluar..!”

Hahaha..! Sekarang orang yang bertanya seperti itu, telah berubah total. Saat bertemu, dia sudah terlihat langsing dan tidak lagi terlihat lusuh dan kusut..! Terima kasih, sungguh dialah sejatinya pribadi yang sukses..! Saya telah memetik pengalaman ini sebagai sebuah pelajaran..! Salaam..

yayan49
UNDANGAN Peringatan ke-70, hari kemenangan China
China telah mengundang Indonesia sejak dua bulan lalu untuk mengirimkan pasukan militernya dalam acara parade militer dalam rangka peringatan ke-70, hari kemenangan China atas penjajahan Jepang. Setelah Indonesia tidak memberikan respon, kini negeri Tirai Bambu itu menyampaikan undangannya pada hampir seluruh negara ASEAN..!

Perlukah kita dan ASEAN mengirimkan delegasinya..?
Andaikan kita beserta negara ASEAN hadir dalam acara parade militer tersebut, bukankah itu sebuah symbol penguasaan militer China ke atas Indonesia dan ASEAN..?
Dan, bukankah itu cara yang ditempuh Majapahit dalam usahanya untuk menguasai Nusantara..?
Jika benar demikian, kali ini siapakah sesungguhnya pihak yang sedang belajar dan mengajarkan sejarah dan pengalamannya..? Hehehe…!

By Patku Yayan Indocuisine
Gambar by Google,  dan Patsus Citox

Sumber : klik disini

Patriot Garuda : SEKOLAH KNOWING VS SEKOLAH BEING ?

Assalamualaikum wr wb....

Selamat Pagi...

Izin share artikel dari www.patriotgaruda.com

Satu hari saya kedatangan seorang tamu dari Eropa, saya menawarkannya melihat-lihat objek- wisata kota Jakarta.
Pada saat kami ingin menyeberang jalan, kawan saya ini selalu berusaha untuk mencari zebra cross.
Berbeda dengan saya dan orang Jakarta yang dengan mudahnya menyeberang dimana saja suka, teman saya ini tetap tidak terpengaruh oleh situasi, dan terus mencari zebra cross setiap kali mau menyeberang. Padahal di Indonesia tidak setiap jalan dilengkapi dengan zebra cross.

Yang lebih memalukan meskipun sudah ada zebra cross tetap saja para pengemudi tidak mau memberikan jalan dan tetap menancap gas sehingga rekan saya sering menggeleng-gelengkan kepalanya tanda begitu kagumnya terhadap prilaku bangsa kita.
Akhirnya saya coba menanyakan pandangan teman saya ini mengenai fenomena menyebrang jalan tadi.
Saya bertanya mengapa orang-orang di negara kami menyebrang tidak pada tempatnya, meskipun mereka tahu bahwa Zebra Cross itu adalah untuk menyebrang jalan. Sementara dia selalu konsisten mencari zebra Cross meskipun tidak semua jalan di negara kami dilengkapi dengan zebra cross.

Pelan-pelan dia menjawab pertanyaan saya.
Katanya…. It’s all happened because of The Education System.
Wah.. bukan main kagetnya saya mendengar jawaban rekan saya.
Apa hubungan menyebrang jalan sembarangan dengan sistem pendidikan…?
Lalu dia melanjutkan penjelasannya,

Di dunia ini ada dua jenis sistem pendidikan, yang pertama adalah sistem pendidikan yang hanya menjadikan anak-anak kita menjadi mahluk “Knowing” atau sekedar tahu saja, sedangkan yang lainnya sistem pendidikan yang mencetak anak-anak menjadi mahluk “Being”.
Maksudnya…., ?
Ya kebanyakan sekolah yang ada hanya bisa mengajarkan banyak hal untuk diketahui para siswanya…sementara sekolah tadi tidak mampu membangun kesadaran siswanya untuk mau melakukan apa yang dia ketahui itu sebagai bagian dari kehidupannya. Sehingga anak-anak tumbuh hanya menjadi “Mahluk Knowing” hanya sekedar mengetahui bahwa zebra cross adalah tempat menyeberang, tempat sampah adalah untuk menaruh sampah tapi mereka tetap menyebrang dan membuang sampah sembarangan.

Sekolah semacam ini biasanya memiliki banyak sekali mata pelajaran yang diajarkan… hingga tak jarang membuat para siswanya stress dan mogok sekolah, segala macam di ajarkan dan banyak hal yang di ujikan…tetapi tak satupun dari siswa yang menerapkannya setelah ujian dilakukan.
Karena ujiannyapun hanya sekedar tahu…“Knowing”.

Di negara kami… sistem pendidikan benar-benar di arahkan untuk mencetak manusia-manusia yang tidak hanya tahu apa yang benar akan tetapi mereka juga mau melakukan apa yang benar sebagai bagian dari kehidupannya.
Di negara kami anak-anak hanya di ajarkan 3 mata pelajaran pokok yakni Basic Sains, Basic Art dan Social yang dikembangkan melalui praktek langsung dan studi kasus vs kejadian nyata diseputar kehidupan mereka.

Mereka tidak hanya tahu, melainkan mereka juga mau menerapkan ilmu yang diketahuinya dalam keseharian kehidupan mereka.
Anak-anak ini juga tahu persis alasan mengapa mereka mau atau tidak mau melakukan sesuatu.
Cara ini mulai di ajarkan pada anak sejak usia mereka masih sangat dini agar terbentuk sebuah kebiasaan yang kelak akan membentuk mereka menjadi mahluk “Being”.
Yakni manusia-manusia yang melakukan apa yang mereka tahu benar.

citoxnew14
Wow…!
Betapa sekolah begitu memegang peran yang sangat penting bagi pembentukan prilaku dan mental anak-anak bangsa.
Betapa sebenarnya sekolah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga sertifikasi yang hanya mampu memberi ijazah para anak bangsa.
Kita mestinya lebih arahkan pendidikan untuk mencetak generasi yang tidak hanya sekedar tahu tentang hal-hal yang benar tapi jauh lebih penting untuk mencetak anak-anak yang mau melakukan apa-apa yang mereka ketahui itu benar….
Mencetak manusia-manusia yang “Being”.

Apakah tempat anak-anak kita bersekolah telah menerapkan sistem pendidikan dan kurikulum yang akan menjadikan anak-anak kita untuk menjadi mahluk “Being” atau hanya sekedar “knowing”.
By Bapak Agus Ruchyan Barnas
Foto by Patsus Citox dan Patsus Dede Sherman
Sumber : http://patriotgaruda.com/2015/06/30/sekolah-knowing-vs-sekolah-being/

Senin, 29 Juni 2015

Transformasi Data Ke Dalam Bentuk Logaritma dengan Shazam

Oleh : Jul Fahmi Salim

Assalamualaikum wr wb...

Selamat Pagii...

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa...

Baiklah pagi ini saya akan sharing cara transformasi data ke dalam bentuk logaritma di software Shazam..

Berikut merupakan langkah - langkahnya :


  • Buka Shazam
  • Buka file excel yang berisi data yang akan di transformasi 
Data Penelitian

  • Input data pada shazam

  • Pada baris setelah ols maka transformasi data dengan menggunakan perintah "GENR"


untuk Y
GENR LY = LOG (Y) 

untuk X1
GENR LX1 = LOG (X1) 

untuk X2
GENR LX2 = LOG (X2)

untuk X33
GENR LX3 = LOG (X3) 


  • Berikut hasil input nya

  • Kemudian klik run




Mari kita lihat perbedaannya...

Sebelum di transformasi


Pada Variable Name masih X1 X2 X3,


  • Setelah di transformasikan ke dalam bentuk logaritma


Sesudah di Transformasi ke dalam bentuk Logaritma



Nah pada variable name sudah berubah menjadi LX1 LX2 LX3, itu artinya data yang tadinya masih dalam bentuk biasa telah berubah ke dalam bentuk logaritma..


Selamat mencoba..

Terimakasih Sudah Berkunjung,,,

Jumat, 26 Juni 2015

Sejarah Perjuangan Aceh Tenggara : Pertempuran di Benteng Kuta Reh

Assalamualaikum wr wb...

Selamat Pagiii...

Semoga sehat selalu dan lancar dalam menjalankan ibadah Puasa...

Copas Cerita Sejarah kampung halaman tercinta dari AcehCyber.net




Sehari sebelum penyerangan G.C.E Van Daalen ke Benteng Kuta Reh sekitar pukul 18.00 WID tertanggal 13 juni 1904 dibivaknya Lawe Sagu. G.C.E Van Daalen mengumpulkan seluruh opsir-opsir dan pasukanya, untuk memberikan pengaturan dan perintah mengatakan pada tanggal 14 juni 1904 ditetapkan sebagai penyerangan terhadap Benteng Kuta Reh.

Hal serupa ini lazim dilakukanya apabila hendak melakukan suatu penyerangan terhadap benteng-benteng yang dianggapnya kuat dan berbahaya.

Pengaturan penyusunan kekuatan untuk penyerangan Benteng Kuta Reh ini menurut J.C.J Kempees dalam bukunya “ de Tocht van Overste van Daalen Door de Gajo Loeos Alas en Bataklanden “ terbagi dalam tiga bagian :


Van Daalen
Pertama, 11 Brigade Mareshausse ( siap tempur ). Kedua, Pasukan Infantri dan orang-orang hukuman (peralatan, peluru). Dan yang ketiga, Pasukan Infantri serta orang-orang hukuman (alat-alat perlengkpan) dan regu kesehatan.


Dan didalam pasukan ini terdapat pula empat Brigade bekas koloni Pendeng yang di datangkan dari Kuala Simpang dibawah pimpinan Kapten de Graaf dibantu oleh Letnan Lasander.

Empat Brigade dibawah Pimpinan Kapten Sceepens, dibantu oleh Letnan Christoffel merupakan pasukan penyerang dari bagian Selatan dan Timur dari Benteng Kuta Reh, Tiga Brigade dibawah Pimpinan Letnan Watrin, dibantu Letnan Van Braam Morris, merupakan penyerangan dari bagian Barat dan Utara, dan Brigade dibawah Pimpinan Letnan Winter merupakan pasukan cadangan sedangkan pasukan Kapten Stolk sendiri langsung menyertai Van Daalen di bagian Selatan.

Maka pada tanggal 14 Juni 1904 jam 07.15 pagi-pagi bergerak dan berangkatlah pasukan bivak Lawe Sagu menuju Benteng Kuta Reh, Pada jam 07.55 wib oleh pasukan Kapten Scheepens dan Lasander dari kejauhan telah dapat melihat keadaan Benteng Kuta Reh.

Benteng Kuta Reh didirikan tidak di Kampung, tetapi di sebuah lapangan terbuka yang luas, berdinding setinggi 2 meter, setebal 2 meter bagian atasnya cukup tebal bila berjalan dapat berpapasan dengan mudah.

Dinding cukup curam, dibagian luarnya dipagari dengan bambu-bambu setebal 4,5 meter, kemudian ditanami pula dengan bamboo berduri setebal 5meter diatas benteng dipagari pula lagi dengan bambu runcing setinggi 2 meter, dan seluruh dinding benteng diberi berlobang-lobang kecil untuk tempat menembak keluar.

Dibagian dalam sepanjang dindingnya digali lobang untuk tempat perlindungan, kemudian lobang/ parit-parit ini dalamnya terdapat pula pondok-pondok (barak) tempat perlindungan.

Setelah pasukan Van Daalen melihat secara umum keadaan dari Benteng Kuta Reh, kemudian pasukan meneruskan perjalanananya menuju Benteng ini dengan menempatkan pasukan-pasuan sebagaimana yang telah digariskan semula, dan berusaha seluruh pasukan mendekatkan diri sedekat-dekatnyanya ke arah benteng.

Pihak Benteng Kuta Reh, hasil laporan dari siasat-siasatnya terhadap rencana Van Daalen lah diketahui, sehingga penghuni kampung sejak lama telah mempersiapkan diri dan perlengkapan seperlunya untuk menantang pasukan Van Daalen.


Kala itu, dari lebih kurang 700 orang kekuatan yang berada dalam Benteng terdapat beberapa Panglima Perang yang gagah berani antara lain; Panglima Mamad anak Kejerun Bambel, Panglima Haji Djafar adik dari Raja Cik Batu, Panglima Guru Leman dan Panglima Ejem.

Panglima-panglima ini diatur pula untuk memimpin rombongan dalam Benteng antara lain Panglima Mamad dibagian Timur, Panglima Guru Leman dan Panglima Ejem di bagian Selatan, dan Panglima Haji Djafar di bagian Utara dan Barat Benteng.

Panglima Guru Leman setelah melihat pasukan penyerang Van Daalen dibawah Pimpina Kapten Scheepens maju mendekati dinding Benteng lantas memberi komando tembak serentak, melepaskan tembakan bedilnya dari selah-selah lubang dinding Benteng dengan gencar, mengakibatkan Kapten Scheepens kena tembak dilambung kirinya, maka seketika itu juga dengan serta merta Kapten Scheepens beserta seluruh pasukanya di bagian Selatan mundur porak poranda.

Melihat keadaan Kapten Scheepens dan pasukanya yang sedemikian maka Van Daalen langsung memberi perintah tepat pada pukul 08.45 wib, tembak dan serbu. Pasukan Moris maju menaiki dinding benteng dan sewaktu dia membalik kebelakang mengomandokan serang tembak, dengan tiba-tiba Pasukan Panglima Haji Djafar melemparkan lembing bercabang yang mengenai bagian belakang badannya.

Maka terjadilah pertempuran tembak menembak dengan dahsyatnya. Dalam keadaan tembak menembak itu pasukan Van Daalen dari Selatan berusaha menguasai pintu masuk Benteng.

Setelah pintu masuk ini dapat dikuasai oleh pasukan Christoffel maka seluruh pasukanya memasuki Benteng, maka terjadilah pertempuran yang dahsyat main kelewang, tombak lembing antara satu satu persatu, didalam keadaan kepanikan sedemikian maka bergelimpahan korban didalam Benteng, melihat keadaan sedemikian rupa pasukan Panglima Mamad, Panglima Guru Leman dan Panglima Ijem mengalihkan pertahananya dari arah belakang Benteng mengadakan tembakan terhadap musuh.

Dalam keadaan demikian tidak sebegitu lama, maka seluruh perlawanan dalam kubu dapat dilumpuhkan musuh sehingga pada jam 09.40 keadaan telah mereda, kecuali sekali kali oleh pasukan Guru Leman, Panglima Mamad, Panglima Ijem mengadakana tembakan dari arah belakang Benteng.

Dibawah Pimpinan Van Daalen langsung mengadakan pembersihan didalam Benteng, dan memerintahkan pasukan Infantry untuk membawa senjata senjata dan mengira korban-korban yang jatuh, bahan-bahan perlengkapan Benteng yang telah disita. Kemudian seluruh pasukan kembali ke Lawe Sagu, pada jam 15.45 seluruh pasukan Van Daalen telah berada kembali di Bivak Lawe Sagu.

Menurut catatan J.C.J Kempees korban-korban yang jatuh dalam penyernangan dalam Benteng Kuta Reh antara lain sebagai berikut,

Kerugian dipihak Benteng Kuta Reh; 
313 pria tewas, 189 wanita tewas, 59 anak-anak tewas, 20 wanita luka berat, 31 anak-anak luka berat, 63 anak anak dan wanita cedera, 75 karaben disita dan bahan bahan makanan.

Kerugian pihak Belanda:
2 marsause tewas, 3 opsir luka luka masing masing, Kapten Scephens, Letnan van bram moris, Letnan cristoffel, 1 brigade lebih marseuse luka luka, 4400 peluru ditembakan

Diantara yang tewas terdapat Kepala Kampung Kuta Reh dan Kejeruntua Batu Mbulan dan Pengulu Cik Batu Mbulan.

( Bersambung )


Sumber: http://www.atjehcyber.net/2015/06/BentengKutaReh.html#ixzz3e7YvhQ9w 
Follow: @atjehcyber | fb.com/atjehcyberID 

http://www.atjehcyber.net/2015/06/BentengKutaReh.html

Kamis, 25 Juni 2015

Regresi Data panel : Add Ins menu LM test pada Eviews

Oleh : Jul Fahmi Salim

Assalamualaikum wr wb...

Selamat Pagiii..

Nah Jika sebelumnya saya sudah share cara melakukan uji LM pada regresi data panel. Terkadang pada softwere eviews pada menu add in nya tidak terdapat LM test, untuk memunculkan menu tersebut maka kita harus mendownload add ins nya dari website eviews langsung.

**Pada saat melakukan add ins kita harus terkoneksi dengan internet ( PENTING !!!! )

Berikut merupakan langkah-langkahnya :


  • Buka eviews (kali ini saya menggunakan EViews 9 versi demo license)

  • klik add ins
  • Pilih manage add ins
  • Dari jendela tersebut kita tidak melihat adanya add ins "bptes" (breusch pagan") 
  • Kemudian close
  • Kemudian klik add ins lagi
  • Pilih download add ins
  • Kemudian akan keluar jendela seperti berikut
  • nah cari add in berupa BPtest
  • klik install

  • tunggu hingga install selesai

  • kemudian klik oke
  • Nah sekarang bisa langsung di gunakan menu LM test tersebut untuk melakukan uji LM test, dan hasilnya aka seperti di bawah ini


Lihat Videonya disini 

Nah cukup mudah kan cara menambah menu LM test nya..
Selamat mencoba...

Silahkan berikan masukannnya...

Terimakasih sudah berkunjung...


Senin, 22 Juni 2015

Regresi Data Panel : Uji Lagrange Multiplier Test Pada Data Panel (LM Test)

Oleh : Jul Fahmi Salim

Assalamualaikum wr wb...

Selamat Pagiiii...

Jika sebelumnya saya sudah posting cara input data, estimasi model Common, Fixed dan Random Effect, nah sekarang saya mau share bagaimana melakukan uji LM Tes (Breusch - Pagan Random Effect). Uji LM ini digunakan untuk memastikan model mana yang akan di pakai, dasar di lakukan uji ini adalah apabila hasil uji fixed dan random tidak konsisten. Misalnya pada uji chow model yang cocok adalah fixed effect model, namun pada saat di lakukan uji Hausman model yang cocok adalah model random. Sehingga untuk memutuskan model mana yang di pakai maka dilakukanlah yang namanya uji LM ini..

Hipotesis Uji LM

H0 : CommonEffect Model
H1 : Random Effect Model

alpha 5% = (0,05)

 Nah berikut merupakan langkah-langkah uji LM dengan menggunakan *EViews

*saya menggunakan EViews 9 versi demo license karena pada EViews7 yang saya miliki tidak terdapat menu "add-ins". Krena pada menu add-ins ini lah terdapat menu untuk melakukan uji LM test..






  • klik Object ==> New Object
  • Pada type of object nya pilihlah "equation" untuk name for object buat saja nama sesuai keinginan kemudian klik Ok

  • Setelah Equation Estimation keluar maka isilah semua variabel yang di pakai y c x1 x2 



  • klik ok..
  • Setelah jendela output kluar maka pada menu paling atas klik add - ins



  • Klik Breusch Pagan Random Effect LM Test
  • Setelah jendela "Inclusion and Exclusion test", maka beri tanda centang pada "Standard Lagrange Multiplier Test"

  • Kemudian Klik OK

  • Hasil Outputnya sebagai berikut...


Dari hasil output di atas dapat dilihat bahwa nilai Prob. Breusch-Pagan (BP) sebesar 0,0103 (Pada kolom ketiga yaitu "Both"). Nah sesuai hipotesis, jika Prob BP (0,0103) < 0,05 maka H0 ditolak, dengan kata lain model yang cocok adalah Random Effect Model.

NB : Terjadi kesalahan saya dalam memahami uji LM ini, awalnya saya kira memakai kolom 1 (cross-section), berkat masukan dari teman2 yang berkunjung dan hasil bacaan ternyata yg dilihat adalah kolom 3 (Both).. Terima kasih.. :-)

Nah cukup mudah kan untuk melakukan uji LM test.... Selamat mencoba





**Link Untuk mendownload EViews terbari versi demo license (30 days)

(EViews 8) ==>> http://www.eviews.com/EViews8/EViews8Beta/
(EViews 9) ==>> http://register1.eviews.com/demo/

Terimakasih sudah berkunjung... Silahkan berikan masukan untuk memperbaiki tulisan ini...

Artikel Terkait 



Cara Mendapatkan EViews 11 Demo Version

 Oleh: Jul Fahmi Salim Assalmkum wrwb.. Selamat Pagi, Siang, Malam teman-teman sekalian, jika dipostingan sebelumnya sydah ada cara mendapat...