Selasa, 24 November 2015

Regresi Model Logit (Logistic) Menggunakan Eviews

Oleh : Jul Fahmi Salim

Assalamualaikum wr wb...
Selamat Pagiiii... Semoga kita semua dalam keadaan sehat hari ini dan seterusnya, Amiin ya rabbal alamin.. :-)

Jika sebelumnya saya sudah post mengenai regresi data Logit dengan menggunakan Shazam, maka kali ini kita akan sama-sama belajar, bagaimana cara regresi data panel dengan menggunakan Eviews..

Berikut merupakan langgkah-langkah regresi data logit / probit :
  • Buka Program Eviews





  • buat workfile baru

  • pada tab workfile structure pilih unstructure/undated
  • Pada tab data range, silahkan ketik jumlah sampel yang ada dalam penelitian dan klik oke

  • untuk menginput variabel, klik object => series => isi namanya (JA) dan klik ok






  • karena jumlah sampel setiap variabel sama, maka klik kanan var JA, => copy kemudian langsung paste



  • beri nama variabel nya, klik ok.. lakukan langkah seperti tadi sampai semua variabel ada
  • untuk memasukan data, klik variabel berdasarkan ururtan JA Y ED CF, =>klik kanan, open as group

  • buka file data di excel, kemudian copy semua data


  • kembali ke jendela eview =>klik tab "edit+/-" =. pastekan data pada kolom pertama
  • setelah data masuk semua, close jendela groupnya, 

  • klik variabel berdasarkan ururtan JA Y ED CF, =>klik kanan, open as equation


  • pada tab method, pilih binary choice (probit atau logit) => klik ok

  • Berikut merupakan hasil outputnya



  • Untuk model logit tidak menggunakan t hitung (t stat) lagi, tapi menggunakan z hitung (z Stat) untuk melihat tingkat signifikannya. 
  • untuk melihat keseuaian model digunkan likelihood ratio dan untuk intepretasi hasilnya kita tidak boleh langsung mengintepretasikan dengan koefisien betha, tapi harus menggunakan odd ratio.. nilai odd ratio dapat di cari dengan menggunakan excel dengan rumus =2,72^nilai koefisien. itu artinya nilai e=2,72 dipangkatkan dengan masing-masing nilai koefisien betha
  • Hasilperhitungan dengan menggunakan Excel

dari hasil di atas dapat ddiintepretasikan :
  • Untuk Variabel Y (Pendapatan), nilai odd ratio sebesar 0,87, ini artinya bahwa setiap kenaikan pendapatan 1 % maka keinginan untuk memilki anak berkurang sebesar 0,87 kali dibandingkan orang yang memiliki pendapatan lebih rendah
  • Untuk Var ED (Tingkat Pendidikan),nilai odd ratio dari ED adalah sebesar 1.00, artinya setiap kenaikan jumlah tahun belajar seseorag maka keinginan untuk menambah anak atau memiliki anak lagi akan semakin menurun sebanya 1 kali dibanding seseorang yang berpendidikan rendah.
  • Untuk Variabel CF (Biaya Konsumsi Makanan), nilai odd ratio dari konsumsi makanan CF adalah 1.00, artiya semakin tinggi pengeluaran seseorang untuk konsumsi makanan maka semakin berkurang pula keinginan untuk memilki anak lagi sebesar 1 kali dibanding yang memiliki biaya konsumsi makanan yang lebih rendah..


Untuk Melihat Videonya klik disiniiii


Selamat mencoba, silahkan berikan kritik dan sarannya untuk memperbaiki tulisan ini... 
Terima Kasiiih sudah berkunjung.... :-)

Sabtu, 21 November 2015

Regresi Model Logit (Logistik) Dengan Menggunakan Shazam

Oleh : Jul Fahmi Salim

Assalamualaikum wr wb..

Selamat Pagi Menjelang siang..... :-)

Sudah beberapa waktu tidak update nih blog, karena sesuatu dan lain hal.hehehe... Baiklah kali ini mari kita belajar mengenai langkah-langkah regresi model logistik atau model logit.. sebelum masuk kedalam langkah-langkah pengerjaannya maka mari kita lihat, apa sebenarnya model logit tersebut ??

Regresi Logistik
Regresi logistik adalah sebuah pendekatan untuk membuat model prediksi seperti halnya regresi linear atau yang biasa disebut dengan istilah Ordinary Least Squares (OLS) regression. Perbedaannya adalah pada regresi logistik, peneliti memprediksi variabel terikat yang berskala dikotomi. Skala dikotomi yang dimaksud adalah skala data nominal dengan dua kategori, misalnya: Ya dan Tidak, Baik dan Buruk atau Tinggi dan Rendah.

Apabila pada OLS mewajibkan syarat atau asumsi bahwa error varians (residual) terdistribusi secara normal. Sebaliknya, pada regresi logistik tidak dibutuhkan asumsi tersebut sebab pada regresi logistik mengikuti distribusi logistik.

Asumsi Regresi Logistik antara lain:

  • Regresi logistik tidak membutuhkan hubungan linier antara variabel independen dengan variabel dependen.
  • Variabel independen tidak memerlukan asumsi multivariate normality.
  • Asumsi homokedastisitas tidak diperlukan
  • Variabel bebas tidak perlu diubah ke dalam bentuk metrik (interval atau skala ratio).
  • Variabel dependen harus bersifat dikotomi (2 kategori, misal: tinggi dan rendah atau baik dan buruk)
  • Variabel independen tidak harus memiliki keragaman yang sama antar kelompok variabel
  • Kategori dalam variabel independen harus terpisah satu sama lain atau bersifat eksklusif
  • Sampel yang diperlukan dalam jumlah relatif besar, minimum dibutuhkan hingga 50 sampel data untuk sebuah variabel prediktor (independen).

Regresi logistik dapat menyeleksi hubungan karena menggunakan pendekatan non linier log transformasi untuk memprediksi odds ratio. Odd dalam regresi logistik sering dinyatakan sebagai probabilitas.(sumber klik disini)

langkah-langkah dalam meregresi model logistik :
- buka program shazam




- ketik "sample 1 153" ==> sample 1 153 maksudnya adalah jumlah sample yang ada dalam penelitian
- ketik "read ja y ed c" ==> read ja y ed c adalah shazam diperintahkan untuk membaca urutan variabel yang digunakan dalam penelitian mulai dari y x1 x2 x3.....xn

- Copy data dari excel kemudian angsung di paste pada command editor shaazam



- kemudian ketik " logit ja y ed c / max"


- klik format




- klik run



- maka hasil output yang keluar adalah sebagai berikut :







catatan : untuk melakukan interpretasi hasil, tidak bisa langsung menggunakan nilai koefisien Betha dari hasil regresi, melainkan harus dicari dulu nilai Odd ratio nya yaitu dengan cara :

odd ratio = e^nilai koefisien betha (nilai e dipangkatkan dengan masng-masing koefisien betha dari hasil regresi )

Nilai ketetapan e =2.72




untuk melihat videonya klik disini 

Nah cukup mudah kan... silahkan berikan masukannya untuk menjadikan tulisan ini lebih sempurna. selamat mencoba.... :-)

Jumat, 14 Agustus 2015

Aceh Bergelimang Dana, Tapi Tidak Tahu Kemana ??

Assalamualaikum wr wb....

Selamat Pagii...

Semoga semuanya dalam keadaan sehat semua, amiiin.

copas berita dari Serambinews.com dengan judul "Aceh Bergelimang Dana, Tapi Tidak Tahu Kemana ??".. Dari Judulnya saja sudah bisa ditebak, intinya adalah pemakaian anggaran yang masih belum sesuai dengan output yang di harapkan... mari kita simak... check this ouuut...

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Penggunaan dana otsus yang dinilai tak tepat sasaran itu seakan tak habis diperbincangkan. Bayangkan saja, dana empat puluh triliun   yang digelontorkan pusat untuk Aceh, dalam bentuk hibah tersebut dikelola oleh Pemerintah Daerah yang tak memiliki rencana induk. Kok bisa?

Jadi pertanyaan besar, ketika dana otsus yang dihibahkan pusat itu telah mencapai angka 40 triliun, masih saja direalisasikan tanpa rencana induk. Bayangkan saja, masih ada 60 triliun lagi yang belum sampai ke kas daerah, dari total dana 100 triliun. Sungguh, Aceh bergelimang dana, tapi tak tahu ke mana.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh, Prof Dr Abubakar Karim MS mengatakan, pemanfaatan dana itu tetap sesuai petunjuk, yakni membiayai bidang infrastruktur, ekonomi rakyat, pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan sosial.

“Saya juga tidak tahu mengapa dulu rencana induk ini tak dibuat. Sekarang kami sedang menggodoknya. Sudah dua tahun kami bahas, tapi belum selesai. Kita targetkan tahun ini tuntas,” kata Prof Abubakar, sebagaimana ditulis Harian Serambi Indonesia hari ini, Kamis (13/8/2015).
Dalam program Cakrawala edisi Kamis, 13 Agustus 2015, tim mengangkat topik Salam Serambi "Tujuh Tahun Dana Otsus Tanpa Arah". Hadir di studio SerambiFM 90,2 Mhz, Sekretaris Redaksi Serambi Indonesia, Bukhari M Ali dipandu host Nico Firza.

Bukhari mengatakan, penggunaan dana sebesar itu layak dipertanyakan, sebab selama ini dicairkan tanpa rencana induk. "Kita melihatnya lucu, penggunaan dana sebesar itu tanpa blueprint, bagaimana bisa?" ujarnya.

Dia menegaskan bahwa pemerintah dalam hal ini Pemda, bertanggung jawab sepenuhnya atas penggunaan dana hibah ini. "Apa kerja pemerintah daerah? dana tersebut harus jelas rencana induknya, dan tentu dengan pengawalan yang ketat," katanya.

Sebagaimana diketahui, selain tak punya rencana induk, penyaluran dana Otsus ke kabupaten/kota masih harus dipertanyakan. Sebab pada kenyataannya, pemerintah provinsi tak bisa terlalu ikut campur dalam program yang diusulkan kabupaten/kota. Padahal, bisa jadi program-program yang diajukan 'mereka' itu tak efektif dalam membangun ekonomi masyarakat. (*)

sumber klik disini 

Selasa, 07 Juli 2015

Cara Download EViews 9 Demo Full Fitur

Oleh : Jul Fahmi Salim

Assalamualaikum wr wb..

Selamat Pagii....

Nah pagi ini saya akan share, bagaimana cara mendapatkan softwere eviews demo tetapi dengan full fitur, lumanyanlah untuk 30 hari...hheheh


  • Buka link resmi EViews di  http://www.eviews.com/home.html 



  • Pilih "Product and Pricing"
  • Pilih "request a demo copy"
  • Setelah keluar form request, maka isilah semua kolom yang ada (yang wajib diisi hanya bertanda *)








  • Kemudian klik "requets demo"
  • Jika sudah seperti dibawah ini, kita tinggal menunggu balasan email dari eviews, ( Untuk balasan dari eviews waktunya bisa cepat dan juga nisa agak lama )


  • Setelah diverifikasi oleh pihak EViews dan anda layk mendapatkan software demo tersebut di balas maka akan  memperoleh email seperti ini.



  • Untuk download softwarenya silahkan klik salah satu link di dalam kotak merah
  • Jika Menggunakan IDM, anda bsa langsung klik kanan pada salah satu link, kemudian pilih "Copy Link Addres"
  • buka IDM, kemudian add url, pastekan link yang copy tadi
  • Tinggal tunggu hingga selesai
  • Untuk proses instal, seperti biasa, instal kemudian masukan serial number dan Name yang sudah dikirim pihak EViews ke email kita...
Nah cukup mudah bukan???

Selamat mencoba...

Terimakasih Sudah Berkunjung.. :-)

Link Terkait :
Pengolahan Data Menggunakan Eviews

Kamis, 02 Juli 2015

Patriot Garuda : Catatan Seorang Chef Part 18

Assalamualaikum wr wb...

Lagiiii...

Share artikel dari www.patriotgaruda.com , mudah-mudahan bisa membangkitkan rasa Nasionalis kita..

EXPENDABLES

citoxnew78
Hehehe..! Ini betul-betul judul film..! Saya yakin anda semua telah mengetahuinya. Ya, benar..! Film ini dibintangi oleh banyak bintang veteran, dan bercerita tentang kisah petualangan mengasyikan mantan personel pasukan-pasukan elite. Maklum, sebagaimana kita ketahui, anggota pasukan elite di Amerika ataupun Eropa tidak sama dengan anggota pasukan elite kita. Disana, keanggotaan seseorang dalam pasukan elite, biasanya hanya dalam hitungan tahun, bukan puluhan tahun. Setelah masa kontrak habis, biasanya mereka akan menjalani masa pensiun muda yang menyenangkan. Deposito cukup, semua aspek kehidupan telah diasuransikan, tenaga masih kuat, kemampuan strategi yang mumpuni dan memiliki jaringan yang sangat luas, sehingga tidak heran jika mereka kemudian banyak yang menjadi konsultan di berbagai perusahaan, bahkan meski harus memilih profesi hanya sebagai sopir taksi, kehidupan dan jaminan sosial mereka sangat mencukupi.

Kembali ke film tersebut..! Saya penggemar akting Jason Statham. Tapi kali ini saya juga harus menyukai sosok Bearney Ross lakonan Sylvester Stallone..! Sebabnya tak lain karena sosok tersebut mengingatkan saya pada sosok ayahanda disaat beliau memimpin kami setiap kali melakukan perburuan di berbagai hutan dan gunung..!
Sangat komit dan kebapakan..! Beginilah sosok ayahanda dalam setiap perburuan. Bagi beliau, perburuan adalah sebuah pembelajaran dalam hidup. Perburuan bukanlah sebuah pembunuhan. Perburuan bukanlah sebuah perusakan. Perburuan adalah sebuah management, yang tak lain sebagai sebuah seni mengatur hidup dan kehidupan. Tujuan perburuan bukan untuk mencatatkan berapa banyak objek yang kita taklukan, berapa banyak binatang yang kita musnahkan dan berapa banyak peluru yang telah kita habiskan.
Bagi ayahanda, perburuan adalah interaksi kita dengan alam beserta isinya. Adapun senjata dan pelurunya, adalah media untuk bertahan hidup alias survive, karena tujuan berburu yang paripurna adalah berangkat dari rumah, maka harus bisa kembali lagi ke rumah..! Simple mathematic..!
Untuk mencapai tujuan itu, ayahanda mengajarkan kami untuk senantiasa berhati-hati menjaga kelestarian alam sekitar, menjaga tata krama dengan lingkungan, dan tidak sewenang-wenang terhadap segala yang ditemukan. Meski banyak binatang yang kita jumpai, tapi nyatanya kami lebih banyak membidiknya dengan kamera, bukan dengan senjata. Senjata berfungsi hanya disaat kami kehabisan bekal makanan, atau disaat ada penduduk meminta bantuan untuk menggiring binatang liar agar kembali ke hutan dan tidak merusak ladang. Alhasil, dari aksi sosial ini pun, kami malah bisa kelebihan bekal makanan..! Hehehe..!
Tidak heran, jika suatu ketika kami melakukan pendakian ke puncak gunung Kerinci, Jambi, kami tidak menemukan kendala berarti. Ayahanda telah membimbing kami untuk senantiasa menyatu dengan alam. Ayahanda mengajarkan ketulusan bersopan santun, tanpa ada sandiwara. Kita berkomunikasi dan berinteraksi, bukan hanya dengan penduduk kampung, hutan dan gunung, namun juga dengan binatang yang kerap kita temui. Kami diajarkan untuk bersatu..!
Ketika kami bilang bahwa kita bisa kaya jika bisa menembak banyak binatang di atas gunung itu. Beliau malah tertawa, dan bilang justru kita akan mati jika banyak membunuh binatang di atas gunung itu. Selain karena alam tidak akan lagi bersahabat, kita juga dipastikan tidak akan mampu mengangkat hasil perburuan kita sendiri..!
Ternyata inilah yang ingin beliau ajarkan pada kami. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, kami disarankan untuk tetap menjaga keharmonisan yang telah ada sebelumnya. Hidup dan perburuan adalah hampir serupa, dan bersifat sementara. Keserakahan hanya akan mencelakakan diri sendiri. Ambil secukupnya, selebihnya biarkan tetap tumbuh subur untuk kehidupan bersama. Niscaya alam akan melindungi, dan manusia akan menghormati..!

yayan47
KRI Teluk Bintuni
Selamat atas penyerahan kapal KRI Teluk Bintuni kepada TNI AL. Penyerahan ini menandakan bahwa kapal jenis LST terbesar yang pernah dibangun oleh Indonesia telah betul-betul siap dan lengkap dengan berbagai senjata penunjangnya.
Tahun lalu kapal ini juga pernah diserahkan, namun pada waktu itu masih kosongan alias ompong, alias meskipun berstatus sebagai kapal KRI, tapi spesifikasinya masih sama dengan kapal sipil.
Namun kini, semuanya sudah lain..! Terbukti yang memberitakan acara ini juga bukan hanya media nasional, namun juga media internasional. Dengan tuntasnya kapal ini, di mata para pengamat militer, telah menambah poin tersendiri bagi kekuatan TNI.

Daya gedor TNI akan semakin beringas dan gahar, karena pergerakan personel akan paralel dengan pergerakan alutsista berat lainnya..! Semoga kelak kapal sejenis yang lebih besar akan segera kembali terwujud..! Sebagai catatan bersama, galangan kapal Indonesia pernah membangun kapal hingga sebesar 50,000 DWT, atau hampir 10 kali lipat dari berat kapal KRI Bintuni ini. Tak ada kata mustahil, selagi masih ada kemauan dan kemampuan..! Selamat berkarya dan berjaya..!

citoxnew79


BLESSING IN DISGUISE

Saya pernah menjadi seorang bartender di sebuah night club dan discotique..!

Pelajaran berharga yang saya peroleh dari dunia gemerlap ini adalah tentang kebahagiaan..! Banyak yang keliru dalam memaknai dan mencari kebahagiaan. Mereka berpikir bahwa kebahagiaan senantiasa bersemayam dalam kegemerlapan dan kemeriahan..! Nun di dalam gudang minuman saya yang sepi, isak tangis seorang wanita terdengar amat nyaring. Seorang purel yang sehari-hari senantiasa tertawa, berdandan dengan extra kosmetika, kini sedang menangis di hadapan saya. Ketika ditanya kenapa dia bersedih..? Jawaban yang didapat sungguh jauh berbeda..!

“Saya tidak bersedih, justru menangis karena bahagia..! Di tempat tenang seperti inilah saya merasa menemukan kebahagiaan, dan melihat Tuhan itu ada dan sangat nyata..!”




Sejak saat itu, saya baru tahu jika gudang itu bukan sekedar tempat untuknya berkosmetika, tetapi juga sebagai mushola..!

Merasa bahwa Tuhan itu amat dekat diantara kami, akhirnya kami berdua sepakat meninggalkan dunia hitam itu. Kini perempuan yang konon berpikir bahwa kebahagiaan adalah sebuah kemeriahan dan keceriaan itu, kini telah menjadi ibu yang bahagia di kota Malang. Bersuamikan seorang pilot, menjalani bisnis kecil-kecilan, sambil menemani anak-anaknya mengenyam pendidikan. Masih di tempat yang tenang, kebahagiaan itu konon selalu dia dapatkan. Saat menoleh ke dalam sebuah lemari kaca, saya terkejut saat melihat sebuah botol minuman Jack Daniel. Seperti mengerti dengan apa yang terbersit dalam pikiranku, dia pun berujar..!

“Ya, itu botol yang kamu beri, masih tersegel dan tidak pernah aku minum. Aku menjaganya sebagaimana aku menjaga nasihatmu. Aku tidak punya siapa-siapa yang mampu membuatku berani, selain botol itu dan kamu..! Walaupun usiamu di bawahku, tapi aku merasa bahwa kamu adalah kakakku, bahkan terkadang aku merasa jika kamu adalah ayahku..!”




Lagi-lagi tangisnya tak terbendung, namun kali ini beruntung, disampingnya selalu ada suami yang setia dan selalu bersedia memberikan ketegaran dan keteguhan. Alhamdillah, terima kasih Tuhan..!

Kini, saya menjalani profesi sebagai seorang tukang masak..!

Banyak yang bertanya, kenapa perut saya tidak buncit. Sayang banyak yang tidak percaya dan tidak mengerti jika ” Makan itu tidak untuk kenyang, melainkan untuk tidak lapar.”




Suatu ketika ada yang bertanya mengapa saya terlihat awet muda dan selalu tersenyum..! Saya menjawab dengan gaya saya, ” Sebenarnya bukan saya yang awet muda, tapi mungkin kamu terlalu cepat merasa tua. Jika ada yang bilang saya selalu tersenyum, itu juga tidak selamanya benar, karena mungkin yang sedang dia lihat bukanlah senyum saya, tapi bisa jadi sekedar gigi ini yang gak tahan pengen nongol keluar..!”

Hahaha..! Sekarang orang yang bertanya seperti itu, telah berubah total. Saat bertemu, dia sudah terlihat langsing dan tidak lagi terlihat lusuh dan kusut..! Terima kasih, sungguh dialah sejatinya pribadi yang sukses..! Saya telah memetik pengalaman ini sebagai sebuah pelajaran..! Salaam..

yayan49
UNDANGAN Peringatan ke-70, hari kemenangan China
China telah mengundang Indonesia sejak dua bulan lalu untuk mengirimkan pasukan militernya dalam acara parade militer dalam rangka peringatan ke-70, hari kemenangan China atas penjajahan Jepang. Setelah Indonesia tidak memberikan respon, kini negeri Tirai Bambu itu menyampaikan undangannya pada hampir seluruh negara ASEAN..!

Perlukah kita dan ASEAN mengirimkan delegasinya..?
Andaikan kita beserta negara ASEAN hadir dalam acara parade militer tersebut, bukankah itu sebuah symbol penguasaan militer China ke atas Indonesia dan ASEAN..?
Dan, bukankah itu cara yang ditempuh Majapahit dalam usahanya untuk menguasai Nusantara..?
Jika benar demikian, kali ini siapakah sesungguhnya pihak yang sedang belajar dan mengajarkan sejarah dan pengalamannya..? Hehehe…!

By Patku Yayan Indocuisine
Gambar by Google,  dan Patsus Citox

Sumber : klik disini

Patriot Garuda : SEKOLAH KNOWING VS SEKOLAH BEING ?

Assalamualaikum wr wb....

Selamat Pagi...

Izin share artikel dari www.patriotgaruda.com

Satu hari saya kedatangan seorang tamu dari Eropa, saya menawarkannya melihat-lihat objek- wisata kota Jakarta.
Pada saat kami ingin menyeberang jalan, kawan saya ini selalu berusaha untuk mencari zebra cross.
Berbeda dengan saya dan orang Jakarta yang dengan mudahnya menyeberang dimana saja suka, teman saya ini tetap tidak terpengaruh oleh situasi, dan terus mencari zebra cross setiap kali mau menyeberang. Padahal di Indonesia tidak setiap jalan dilengkapi dengan zebra cross.

Yang lebih memalukan meskipun sudah ada zebra cross tetap saja para pengemudi tidak mau memberikan jalan dan tetap menancap gas sehingga rekan saya sering menggeleng-gelengkan kepalanya tanda begitu kagumnya terhadap prilaku bangsa kita.
Akhirnya saya coba menanyakan pandangan teman saya ini mengenai fenomena menyebrang jalan tadi.
Saya bertanya mengapa orang-orang di negara kami menyebrang tidak pada tempatnya, meskipun mereka tahu bahwa Zebra Cross itu adalah untuk menyebrang jalan. Sementara dia selalu konsisten mencari zebra Cross meskipun tidak semua jalan di negara kami dilengkapi dengan zebra cross.

Pelan-pelan dia menjawab pertanyaan saya.
Katanya…. It’s all happened because of The Education System.
Wah.. bukan main kagetnya saya mendengar jawaban rekan saya.
Apa hubungan menyebrang jalan sembarangan dengan sistem pendidikan…?
Lalu dia melanjutkan penjelasannya,

Di dunia ini ada dua jenis sistem pendidikan, yang pertama adalah sistem pendidikan yang hanya menjadikan anak-anak kita menjadi mahluk “Knowing” atau sekedar tahu saja, sedangkan yang lainnya sistem pendidikan yang mencetak anak-anak menjadi mahluk “Being”.
Maksudnya…., ?
Ya kebanyakan sekolah yang ada hanya bisa mengajarkan banyak hal untuk diketahui para siswanya…sementara sekolah tadi tidak mampu membangun kesadaran siswanya untuk mau melakukan apa yang dia ketahui itu sebagai bagian dari kehidupannya. Sehingga anak-anak tumbuh hanya menjadi “Mahluk Knowing” hanya sekedar mengetahui bahwa zebra cross adalah tempat menyeberang, tempat sampah adalah untuk menaruh sampah tapi mereka tetap menyebrang dan membuang sampah sembarangan.

Sekolah semacam ini biasanya memiliki banyak sekali mata pelajaran yang diajarkan… hingga tak jarang membuat para siswanya stress dan mogok sekolah, segala macam di ajarkan dan banyak hal yang di ujikan…tetapi tak satupun dari siswa yang menerapkannya setelah ujian dilakukan.
Karena ujiannyapun hanya sekedar tahu…“Knowing”.

Di negara kami… sistem pendidikan benar-benar di arahkan untuk mencetak manusia-manusia yang tidak hanya tahu apa yang benar akan tetapi mereka juga mau melakukan apa yang benar sebagai bagian dari kehidupannya.
Di negara kami anak-anak hanya di ajarkan 3 mata pelajaran pokok yakni Basic Sains, Basic Art dan Social yang dikembangkan melalui praktek langsung dan studi kasus vs kejadian nyata diseputar kehidupan mereka.

Mereka tidak hanya tahu, melainkan mereka juga mau menerapkan ilmu yang diketahuinya dalam keseharian kehidupan mereka.
Anak-anak ini juga tahu persis alasan mengapa mereka mau atau tidak mau melakukan sesuatu.
Cara ini mulai di ajarkan pada anak sejak usia mereka masih sangat dini agar terbentuk sebuah kebiasaan yang kelak akan membentuk mereka menjadi mahluk “Being”.
Yakni manusia-manusia yang melakukan apa yang mereka tahu benar.

citoxnew14
Wow…!
Betapa sekolah begitu memegang peran yang sangat penting bagi pembentukan prilaku dan mental anak-anak bangsa.
Betapa sebenarnya sekolah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga sertifikasi yang hanya mampu memberi ijazah para anak bangsa.
Kita mestinya lebih arahkan pendidikan untuk mencetak generasi yang tidak hanya sekedar tahu tentang hal-hal yang benar tapi jauh lebih penting untuk mencetak anak-anak yang mau melakukan apa-apa yang mereka ketahui itu benar….
Mencetak manusia-manusia yang “Being”.

Apakah tempat anak-anak kita bersekolah telah menerapkan sistem pendidikan dan kurikulum yang akan menjadikan anak-anak kita untuk menjadi mahluk “Being” atau hanya sekedar “knowing”.
By Bapak Agus Ruchyan Barnas
Foto by Patsus Citox dan Patsus Dede Sherman
Sumber : http://patriotgaruda.com/2015/06/30/sekolah-knowing-vs-sekolah-being/

Senin, 29 Juni 2015

Transformasi Data Ke Dalam Bentuk Logaritma dengan Shazam

Oleh : Jul Fahmi Salim

Assalamualaikum wr wb...

Selamat Pagii...

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa...

Baiklah pagi ini saya akan sharing cara transformasi data ke dalam bentuk logaritma di software Shazam..

Berikut merupakan langkah - langkahnya :


  • Buka Shazam
  • Buka file excel yang berisi data yang akan di transformasi 
Data Penelitian

  • Input data pada shazam

  • Pada baris setelah ols maka transformasi data dengan menggunakan perintah "GENR"


untuk Y
GENR LY = LOG (Y) 

untuk X1
GENR LX1 = LOG (X1) 

untuk X2
GENR LX2 = LOG (X2)

untuk X33
GENR LX3 = LOG (X3) 


  • Berikut hasil input nya

  • Kemudian klik run




Mari kita lihat perbedaannya...

Sebelum di transformasi


Pada Variable Name masih X1 X2 X3,


  • Setelah di transformasikan ke dalam bentuk logaritma


Sesudah di Transformasi ke dalam bentuk Logaritma



Nah pada variable name sudah berubah menjadi LX1 LX2 LX3, itu artinya data yang tadinya masih dalam bentuk biasa telah berubah ke dalam bentuk logaritma..


Selamat mencoba..

Terimakasih Sudah Berkunjung,,,

Cara Mendapatkan EViews 11 Demo Version

 Oleh: Jul Fahmi Salim Assalmkum wrwb.. Selamat Pagi, Siang, Malam teman-teman sekalian, jika dipostingan sebelumnya sydah ada cara mendapat...