Senin, 27 April 2015

Journey to Lageun Aceh Jaya

Oleh : Jul Fahmi Salim

Assalamualaikum wr wb...

Selamat Pagiii yang agak mendung ini..

Mari kita lihat keindahan yang menakjubkan dari Desa Lageun yang terletak di Kabupaten Aceh Jaya..

Terkadang memang foto/gambar lebih bisa berbicara ..heheheh

Check this out...

Dalam Perjalanan dari Meulaboh Ke Banda Aceh

Jalan Lintas Nasional dengan Background Pinus dan Pantai


Jalan Lintas Nasional di Pinggir Pantai..

Lagiiiiii

dan inilah Lageuun.

Nice...

Nice..

Niceeee

Nah ini dia spot yang paling Aduhaai menurut saya


Untuk melihat videonya klik disini

Indah kan? sesekali datang lah berkunjung..hehehhe

Terimakasih sudah berkunjung......

Rabu, 22 April 2015

Regresi Linear Berganda Dengan Menggunakan Shazam (Multiple Linear Regression with Shazam)

Asslamualaikum wr wb..

Selamat pagiiii..

setelah sebelumnya saya share bagaimana cara regresi linear sederhana, maka kali ini saya akan share bagaimana cara regresi linear berganda dengan menggunakan Shazam..

Berikut merupakan langkah-langkahnya....

- Siapkan data dalam bentuk excel atau notepad

Data dalam Bentuk Excel



- Buka program Shazam

Workspace Shazam



- kemudian ketik sample 1 91  (karena jumlah sampel saya kali ini sebanyak 91 )




- kemudian ketik " read ihsg kurs inf birate " perintah ini untuk membca urutan variabel yang digunakan.




- kemudian copy dan pastekan data



- ketik " stat ihsg kurs inf birate "


- ols ihsg kurs inf birate




- ketik " stop " (untuk mengakhiri perintah)


- kemudian klik " run "



Berikut merupakan hasil outputnya,,,








Cara membacanya sama dengan membaca hasil di SPSS, EViews, maupun Excel serta pengolahan data lainnya..

Untuk melihat videonya, klik disini

Terimakasih Kepada Bapak Dr. Aliasuddin, M.Si Atas Ilmunya, semoga sehat selalu dan terus berkarya Pak..

Jangan lupa untuk memberikan masukan untuk memperbaiki tulisan ini kedepannya dan..

Terimakasih sudah berkunjung.. :-)


Selasa, 21 April 2015

Regresi Dengan Menggunakan Shazam

Assalamualaikum wr wb..
Selamat malam...

Setelah berbagai Eviews, SPSS, Excel maka Baiklah kali ini saya akan sharing cara regresi linear sederhana dengan menggunakan Shazam

Berikut langkah-langkahnya,,,,
- siapkan data dalam bentuk excel maupun notepad

 

 - buka program shazam
- ketik "read Y X" (kali ini dengan menggunakan variabel Y dan X)



- ketik "sample 1 5" (maksudnya sampel dari 1 sampai 5, karena menggunakan sample sebanyak 5)

- copy data di excel dan kemudian paste di shazam


- ketik "stat y x"



- ketik "ols Y X"




- ketik stop untuk mengakhiri perintah



- klik run



- Hasil Output


Untuk cara membaca hasil outputnya secara umum masih sama dengan cara membaca hasil output excel, spss maupun eviews..

Untuk melihat Videonya klik disini


Semoga dapat membantu..
Silahkan berikan masukannya untuk memperbaiki tulisan ini.

Terimakasih sudah berkunjung...

Waktu Pelaksanaan Shalat Sunah Fajar

Assalamualaikum wr wb...

Selamat Pagiii...

Baiklah pagi ini saya ingin share sebuah info/pengetahuan yang mungkin dapat mencerahkan..hehehhe

check this out...

Just Copast...

Assalamu’alaykum Ustadz..

Ana ingin bertanya sbb:

1. Utk pelaksanaan sholat sunnah fajar apakah dilaksanakan sebelum adzan shubuh ataukah sesudah mendengar adzan shubuh?

2. Bolehkah sholat sunnah fajar dilakukan berjamaah bersama istri di rumah?

Jazakallah khairan katsiir.

Dari: Abu Tsuraya, Kalbar

Jawaban:

Wa alaikumus salam

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Terdapat banyak hadis yang menunjukkan keutamaan shalat sunah fajar. Diantaranya,

Dari A’isyah radhiyallahu ‘anha, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا
”Dua rakaat fajar, lebih baik dari pada dunia seisinya.” (HR. Muslim 725, Nasai 1759, Turmudzi 416, dan yang lainnya).

Kemudian, juga hadis dari A’isyah radhiyallahu ‘anha, beliau menceritakan,

لَمْ يَكُنِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى شَيْءٍ مِنَ النَّوَافِلِ أَشَدَّ مِنْهُ تَعَاهُدًا عَلَى رَكْعَتَيِ الفَجْرِ
Tidak ada shalat sunah yang lebih diperhatikan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari pada dua rakaat fajar. (HR. Bukhari 1169).

Kapan Waktu Pelaksanaannya?

Sebagian orang kebingungan antara shalat fajar dengan shalat qabliyah subuh. Sehingga ada yang melaksanakan dua kali. Shalat fajar dilakukan sebelum adzan subuh, kemudian shalat qabliyah subuh dilakukan setelah adzan subuh.

Dan jelas, ini adalah pemahaman yang tidak benar. Karena shalat fajar adalah shalat qabliyah subuh.

A’isyah radhiyallahu ‘anha menceritakan,

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لاَ يَدَعُ أَرْبَعًا قَبْلَ الظُّهْرِ، وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الصُّبْحِ
”Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah meninggalkan empat rakaat sebelum dzuhur dan dua rakaat sebelum subuh.” (HR.Bukhari 1182, Nasai 1758, dan yang lainnya).

Cerita A’isyah ini menunjukkan bahwa shalat sunah yang dimotivasi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau rutinkan adalah shalat sunah qabliyah subuh.

Shalat ini dinamakan shalat fajar, karena shalat ini dilaksanakan tepat setelah terbit fajar, sebelum pelaksanaan shalat subuh.

Allahu a’lam.

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina KonsultasiSyariah.com)

sumber : klik disini

Senin, 20 April 2015

Kepemimpinan Umar bin Khatab RADHIYALLAHU ‘ANHU

Assalamualaikum wr.wb...

Selamat Malam...

Baiklah, malam ini saya mau share cerita kepemimpinan nih yang seharusya bisa dijadikan pelajaran maupun pedoman oleh pemimpin sekarang... cekidooot...

Suatu ketika Umar bin al-Kahththab radhiyallahu ‘anhu, Amirul Mukminin membeli seekor kuda. Lalu dia membawanya berjalan agak jauh dari si pembeli, lalu dia menungganginya untuk mencoba kuda tersebut. Ternyata kuda tersebut mengalami memar-memar. Lantas beliau sendiri menangani hal ini dengan mengembalikan kuda tersebut dan beranggapan bahwa penjual telah menipunya. Akan tetapi, si penjual tidak mau menerima kembali kuda tersebut dari Amirul Mukminin. Lalu apa yang dilakukan oleh Amirul Mukminin terhadap orang yang mempersulit ini? Apakah beliau memerintahkan agar orang tersebut ditahan? Apakah beliau merekayasa tuduhan terhadap orang tersebut? Tidak, beliau pun mengajukan gugatan untuk mendapatkan haknya.

Akan tetapi, laki-laki yang digugat mendesak agar dirinyalah yang memilih hakim. Akhirnya dia memilih Syuraih, seorang hakim yang terkenal adil. Sedangkan Umar radhiyallahu ‘anhu duduk pada posisi tersangka. Dan keputusan hukum mengalahkan Umar radhiyallahu ‘anhu sesuai dengan undang-undang keadilan seraya mengatakan kepada Umar radhiyallahu ‘anhu, “Ambillah apa yang telah engkau beli atau kembalikanlah sebagaimana engkau menerimanya.” Dengan perasaan bahagia Umar radhiyallahu ‘anhu melihat Syuraih seraya berkata, “Apakah ada putusan selain ini?” Beliau tidak memerintahkan untuk memenjarakan hakim, atau menuduh para pegawai-pegawainya membuat gejolak stabilitas negara. Beliau justru menunjuknya sebagai hakim di Kufah sebagai imbalan untuknya.

Ketika kain-kain Yaman telah sampai dan dibagikan kepada kaum muslimin secara adil dan sama rata, Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu memakai pakaian yang lebih besar dari jatahnya (karena postur beliau tinggi). Kaum muslimin menyentuh kain itu, karena semuanya dibagikan secara terang-terangan. Ketika Umar radhiyallahu ‘anhu naik ke atas mimbar untuk berkhutbah dan memberi semangat kepada orang-orang untuk berjihad dengan mengenakan pakaian tersebut dan berkata kepada mereka, “Dengarkanlah dan taatlah kalian!” Tidak ada sambutan berkata kepada mereka, “Dengarkanlah dan taatlah kalian!” Tidak ada sambutan gema suasana yang hangat. Yang ada justru suara keras mengarah kepadanya, “Tidak perlu didengar dan tidak perlu ditaati.” Pada situasi ini puluhan prajurit bersenjatakan pedang tidak terprovokasi, apalagi melancarkan pukulan. Akan tetapi, kondisi menjadi tenang dengan sendirinya.

Umar radhiyallahu ‘anhu bertanya kepada orang yang bersuara tersebut ketika kondisi tenang, “Mengapa? Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala merahmatimu.” Lantas lelaki tersebut berkata dengan sangat berani, “Engkau telah mengambil kain sebagaimana kain yang kami ambil. Akan tetapi, bagaimana caranya engkau memotong kain tersebut padahal engkau lebih tinggi dari kami? Pastilah ada sesuatu yang diistimewakan untuk kamu.” Umar radhiyallahu ‘anhu pun membela diri. Kemudian dia memanggil anaknya, Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma mengumumkan bahwa dia memberikan kain baigannya kepada ayahnya sehingga memungkinkan bagi Umar radhiyallahu ‘anhu membuat gamis yang sempurna dan dapat dijadikan untuk menutupi aurat dan berkumpul dengan orang-orang. Lantas laki-laki tersebut duduk dengan tenang seraya berkata, “Sekarang kami mendengar dan menaati.”

Umar radhiyallahu ‘anhu hidup seperti semua orang pada umumnya. Beliau menyalakan lampu di malam hari. Beliau berbincang-bincang dengan menggunakan lampu tersebut untuk urusan kenegaraan. Apabila orang yang berbincang-bincang dengannya membicarakannya hal-hal di luar urusan kaum muslimin, maka beliau memadamkan lampu. “Lampu ini milik Negara. Oleh karena itu, tidak benar jika digunakan untuk keperluan pribadi.”

Pada hari Jumat orang-orang telah berkumpul menanti Khathib, yaitu Umar radhiyallahu ‘anhu. Umar radhiyallahu ‘anhu datang terlambat sehingga mereka lama menunggu. Kemudian Umar radhiyallahu ‘anhu keluar menemui mereka, lalu dia naik ke atas mimbar. Dia menyampaikan alasan keterlambatannya kepada kaum muslimin. Ketika mereka bertanya mengenai sebab keterlambatannya, maka menjadi jelas bahwa Amirul Mukminin tadi sedang mencuci gamisnya. Dia tidak memiliki selain gamis tersebut. Kemudian beliau menunggu sampai gamisnya kering dan dia baru memakainya, lalu datang ke masjid untuk berkhutbah.

Umar keluar untuk melakukan patroli malam dalam rangka mencari informasi di masyarakat. Sampailah beliau di perkampungan Ali setelah menempuh lima mil dari Madinah. Beliau melihat-lihat, ternyata di dalamnya ada sebuah kemah yang apinya menyala. Ketika beliau mendekat, beliau melihat seorang perempuan yang di sekelilingnya terdapat anak-anak kecil sedang menangis. Umar radhiyallahu ‘anhu pun bertanya tentang kondisi mereka, lalu perempuan tersebut menjawab, “Kami dihantam kedinginan dan kerasnya malam.’ Umar radhiyallahu ‘anhu berkata, “Mengapa anak-anak itu menangis?” Perempuan tersebut menjawab, “Mereka menangis lantaran kelaparan.” Umar bertanya lagi, “Apa yang ada di dalam periuk?” Dia menjawab, “Air yang saya gunakan untuk mendiamkan mereka sampai mereka tidur.” Kemudian perempuan tersebut berkata, “Allah di antara kami dan Umar.” Perempuan tersebut tidak mengetahui bahwa orang yang diajak bicara adalah Umar radhiyallahu ‘anhu. Lalu umar radhiyallahu ‘anhu berkata kepadanya, “Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala merahmatimu. Apakah Umar radhiyallahu ‘anhu tidak mengetahui kondisi kalian?” Perempuan tersebut menjawab, “Mahasuci Allah, apakah dia mengurusi urusan kami, buktinya dia melupakan kami.” Lantas Umar radhiyallahu ‘anhu berjalan dengan cepat menuju ke Baitul Mal. Dia kembali lagi dengan memikul sendiri makanan di atas pundaknya. Dia membawakan tepung yang bagus dan minyak untuk perempuan tersebut dengan dipikul di atas punggungnya sendiri. Dia menolak seorang pun yang hendak menggantikannya memikulkan barang tersebut seraya mengatakan bahwa sesungguhnya siapa pun tidak akan dapat menggantikan untuk memikul dosa-dosanya di hari kiamat. Umar radhiyallahu ‘anhu memasakkan makanan untuk anak-anak tersebut sedangkan si perempuan kagum dengan tindakan Umar radhiyallahu ‘anhu ini. Dia berkata kepada Umar radhiyallahu ‘anhu, “Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalasmu dengan kebaikan. Demi Allah, Anda lebih berhak memegang kekuasaan dari pada Umar radhiyallahu ‘anhu, Sang Amirul Mukminin.”

Pada suatu hari Abu Musa al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu menghukum seorang tentara dari kelompok pasukan Irak, lalu dia mencukur rambut tentara tersebut. Si tentara menganggap bahwa hukuman ini tidak adil. Lantas dia mengumpulkan potongan rambutnya di tempat duduk Umar radhiyallahu ‘anhu dan berkata, “Seperti inilah anak buahmu memperlakukan kami.” Lalu wajah Umar radhiyallahu ‘anhu bersinar cerah, dia berkata, “Sungguh, saya lebih menyukai jika semua orang mempunyai keberanian seperti laki-laki daripada semua daerah yang berhasil saya bebaskan. Mereka itu adalah umat kami dan hal tersebut adalah warisan kami. Tidak ada kemuliaan bagimu hai tuan kami.”

Suatu ketika Umar radhiyallahu ‘anhu sedang berjalan di malam hari. Tiba-tiba ada seorang perempuan yang memanggil-manggil nama Nashr bin Hajjaj. Dia ingin minum arak dan bertemu Nashr. Dia berkata,

Apakah ada jalan menuju arak agar saya dapat meminumnya

Atau apakah ada jalan menuju Nashr bin Hajjaj

Lalu Umar radhiyallahu ‘anhu mengirim surat kepadanya. Ternyata Nashr bin Hajjaj ialah orang yang paling pintar membuat syair dan paling tampan, kemudian Umar radhiyallahu ‘anhu memerinahkan agar rambutnya dipendekkan. Dia pun memendekkan rambutnya. Maka, dia semakin tampan. Lantas Umar radhiyallahu ‘anhu memerintahkan agar dia memakai surban. Di pun memakai surban. Maka, surban tersebut menambah ketampanananya dan hiasannya. Lalu umar radhiyallahu ‘anhu berkata, “Tidak akan tenang bersamaku seorang laki-laki yang dipanggil-panggil oleh perempuan.” Kemudian Umar radhiyallahu ‘anhu memberinya harta yang banyak dan dia mengutusnya ke Bashrah agar dia melakukan perdagangan yang dapat menyibukkan dirinya dari memikirkan perempuan dan menyibukkan perempuan dari dirinya.

Amr bin Al-Ash radhiyallahu ‘anhu ialah seorang gubernur Mesir. Putranya melatih kuda untuk persiapan balapan. Suatu ketika sebagian penduduk Mesir menantangnya balapan kuda. Lantas terdapat perselisihan di antara keduanya tentang milik siapakah kuda yang menang balapan. Putra gubernur marah, lalu dia memukul orang Mesir tersebut seraya berkata, “Apakah kamu berani melangkahi putra orang-orang terhormat?” Maka, orang Mesir itu pun tidak terima, lantas dia mengajukan gugatan kepada Amirul Mukminin, Umar radhiyallahu ‘anhu. Selanjutnya Umar radhiyallahu ‘anhu memanggil gubernur Mesir (Amr bin Al-Ash radhiyallahu ‘anhu) beserta putranya. Beliau juga memanggil orang Mesir tersebut, mengumpulkan orang-orang dan memerintahkan orang Mesir tersebut agar memukul pihak lawannya dengan mengucapkan, “Pukullah anak-anak orang-orang terhormat.” Kemudian Umar radhiyallahu ‘anhu juga memerintahkan kepadanya agar memukul gubernur, karena putranya tidak akan berani memukul orang kecuali karena kekuasaannya. Beliau membentak Amr bin Al-Ash radhiyallahu ‘anhu dengan berkata kepadanya, “Sejak kapan kalian memperbudak manusia padahal mereka dilahirkan oleh ibu mereka dalam keadaan merdeka.”

Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu adalah orang yang selalu menangis lantaran takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala hingga engkau melihat pada wajah dua garis hitam saking banyaknya air mata yang menets. Beliau adalah orang yang sangat takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Di samping itu beliau berkata, “Seandainya aja ibuku tidak pernah melahirkanku. Seandainya saja saya adalah sehelai rambut pada jasad Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu.” Dia pernah mengatakan, “Seandainya ada yang mengumandangkan bahwa semua manusia masuk surga kecuali satu orang, pastilah saya khawatir kalau satu orang tersebut adalah diriku.”

Sumber: Hiburan Orang-orang Shalih, 101 Kisah Segar, Nyata dan Penuh Hikmah, Pustaka Arafah Cetakan 1

sumber : klik disini

Senin, 13 April 2015

Cara Daftar VPN di Perpustakaan Unsyiah

Oleh : Jul Fahmi salim

Assalamualaikum wr wb.

Terkadang dalam masa kuliah kita di berikan tugas oleh dosen berupa membuat ringkasan dari jurnal maupun artikel dan untuk tugas akhir sudah pasti kita sangat membutuhkan jurnal tersebut karena akan dijadikan sebagai rujukan dalam penelitian. dan tentu saja jurnal yang dimaksd adalah jurnal yang jelas, terakreditasi, dan syarat-syarat resmi lainnya. Namun permasalahan yang sering dihadapi adalah masih sedikitnya jurnal terakreditasi yang mudah di dapatkan secara online karena kebanyakan harus di beli maupun kita harus sebagai mahasiswa di kampus tersebut.

Nah, jika kamu adalah mahasiswa di Unsyiah maka pihak kampus sudah memberikan kemudahan berupa akses jurnal internasional gratis yang jumlahnya sampai ribuan. Jika sudah disediakan mengapa kita tidak memanfaatkannya? untuk menikmati layanan terebut caranya cukup mudah, yaitu :

  • Buka website uilis Unsyiah, klik disini





  • Kemudian pilihlah "Pendaftaran VPN"


  • Kemudian pilih mendaftar sebagia mahasiswa


  • klik icon download da tunggu beberapa saat


  • Nah sekarang coba lihat panah berwarna merah, formulir pendaftaran kamu sudah berhasil di download


  • Isilah semua biodata dengan benar, kemudian bawa ke bagian akademik / Pembantu Dekan / Direktur untuk di tandatangani dan di stempel.
  • Selanjutnya bawalah formulir tersebut ke bagian publikasi elektronik di lantai 2 Gedung UPT Perpustakaan Unsyiah.
  • Tunggu sekitar 10 Menit, VPN kita sudah terdaftar
  • Sekarang tinggal dilakukan pengaturan VPN di Laptop kita, cara termudahnya minta tolong kepada kakak operatornya untuk men setting nya di laptop kita.
  • untuk memastikan jika laptop kita sudah bisa mengaksesnya silahkan cek di icon jaringan di laptop

  • Nah sekarang dengan menggunakan laptop kita yang sduah di setting VPN maka kita dapat mendowload jurnal - jurnal tersebut dari luar Unsyiah..
  • Mari kita bandingkan tidak  menggunakan  VPN dan Menggunakan VPN

Hanya sebagian saja yang bisa di download dan sebagian besar harus di bayar
(Tidak menggunakan VPN)


Semua jurnal menjadi Open Acces
(Menggunakan VPN)



  • Selamat mendownload jurnal internasional sepuasnya...
  • Selesai..
Cukup mudah kan caranya untuk bisa mengakses jurnal internasional yang terakreditasi?? 
selamat mencoba dan semoga kuliahnya lancar dan tugas akhirnya juga selesai dengan cepat...

Sabtu, 11 April 2015

Ini Cerita Tentang KKN 3 Tahun Yang Lalu

Oleh : Jul Fahmi Salim

Asslamualaikum Wr.. Wb...

Selamat malam....

Ini Cerita tentang KKN (Kuliah Kerja Nyata) Kami di Gampong Meunasah Mon, Kec.Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar.....

Sekali lagi,  terkadang sebuah foto lebih banyak berbicara dibandingkan sebuah penjelasan..hehehhe

Check this out......

Cerita KKN ini berawal dari pengumuman ini...



Peretemuan Awal Dengan Keluarga Angkat Kami

Setelah selesai acara penyambutan di kantor Kecamatan setempai, kami pun di bawah oleh dosen pamong kami ke rumah calon keluarga angkat kami..







Pertemuan dengan Warga..

Seperti biasa, sebagai orang baru d sebuah desa maka diadakalah rapat / pertemuan dengan warga yang dilaksanakan di meunasah setempat. Denga Dibuka Oleh Pak Geuchik, acara pun di mulai dan kami pun diperkenalkan satu per satu...



Kata sambutan Oleh Geuchik Meunasah Mon


Menghadiri acara penyambutan Bersama Warga gampong setempat

Setelah selesai mengadakan rapat dengan warga Gampong, kami pun akhirnya kembali ke "basecamp" alias tempat kami tinggal yaitu di salah satu rumah warga yang biasa setiap tahunnya tempat para mahasiswa KKN dari berbagai Perguruan Tinggi di Aceh..


Kebersamaan di Jambo Depan Rumah Pak Imum Mukim

Sebelum Mulai Kegiatan Pertama

Disinilah kami tinggal dalam sebulan kedepanya, di rumah Pak Imum Mukim, dan sebelum berangkat bedah gampong ( aih, gaya kali bhasanya) kami pun mengajak sang Ibu angkat kami ini berfoto.ehhehe


Bersama Ibu Angkat Kami

Narsisi Sekelak.hehheh


Ngecat Pos Ronda...
Ini entah apa sebabnya nggak tau bisa menjadi program "unggulan" dan "prioritas" dalam sebuah kelompok KKN. tentu saja saya menggunakan Tanda " " , bukan berarti itu merupakan progam kerja prioritas yang kami kerjakan, melainkan program kerja Ngecat Pos Ronda ini dilakukan hampir semua teman-teman di kelompok lain juga dan biasanya paling awal dilakukan....hahahah



Ngecaaaat Pos Ronda




Ngecaaaat Pos Ronda



Grebeeek Gampong..
Ini nih yang dilakukan mahasiswa KKN yang tadi malamnnya sudah berkenalan dengan warga di Meunasah, namun sekarang kami harus berkeliling gampong bersama Pak Sekdes. Tujuannya adalah untuk melihat keadaan Gampong, Batas - batas Gampong, daerah Pengajian di Gampong dsb.

"Grebeeek" Gampong..heheh


Ngerapiin "Calon" Base Camp..

Untuk melaksanakan kegiatan sehari - hari tentu anak KKN membutuhkan sebuah tempat / gedung / ruangan yang kan di gunakan sebagai pusat kegiatan dan penyimpanan barang - barang dan keperluan lainnya serta tempat berisitirahat selama berada di Gampong tersebut.


Merapikan Salah Satu Ruangan yang akan kami pakai sebagai pusat kegiatan

Ruangan Yang Akan Kami Jadikan Basecamp



Finiiiish.....



Membersihkan Meunasah (Surau)


Dan ini merupakan prioritas kedua, ehhehe. karena di Meuanasah ini lah menjadi pusat pertemuan - pertemuan dan rapat yang kami lakukan dengan warga sehingga meskipun bisa dikatakan cukup bersih dan rapi kan tidak ada salahya kami lebih merpaikannya lagi. 





Gotong Royong membersihkan Meunasah (Surau)

Input Data Kependudukan
Nah ini dia kerjaan yang cukup menguras tenaga, bayangkan saja kami harus mengisi data lengkap setiap warga dari kertas -  kertas data kependudukan di Input ke laptop. Dan tentu saja pekerjaan ini tidak semuanya dari kami melakukannya karena ada pembagian tugas juga..


Prepareeeee..... (om Adhon sok sangar..si haris nggak jelas ngapain..hahah)

Input data kependudukan Bersama Perangkat Desa








Iseeeeng....

Emang ada - ada saja kerjaan kawan - kawan nih, nih salah satu teman lagi tertidur pulas dan kami yang masih nonton bola belum tertidur, nggak ingat lagi siapa nih tersangkanya yang gangguin kawan ni dengan meletakan kucing di atas badannya.hihihhi

Iseng : lagi tiidur digangguin... Ntah kerjaan siapa lah ini...



PAUD..


Melakukan kunjungan di PAUD di Gampong Meunasah Mon dan berdikusi ringan dengan Ibu - ibu yang mengajar di PAUD. Kmai menampung berbagai "aspirasi" yang sebagian besar berupa permntaan untuk mengajar dan membelikan sarana pendukung pembelajaran buat anak-anak PAUD.
Mengunjungi dan Berbincang-bincang dengan Pengajar PAUD di Gampong

Kk Icha lagi Ngajari anak-anak

Anak Bg Darwin yang terpisah,heheheh



Naak, ini buah apa???


Bantuan  Buat Meunasah
Nah, selain mengerjakan berbagai program kerja yang dilakukan, teman dari FISIP melakukan "lobi" ke kantor Kesra guna memperoleh bantuan berupa sarana pendukung buat anak - anak mengaji dan sajadah...



Serah Terima Sajadah Secara Simbolis



LogBook...

Ini dia yang harus setiap harii di isi oleh anak KKN, logbook nih bahasa kerennya kalo dilihat dengan seksama enggak ubahnya berisi kegiatan sehari-hari da lebih mirip Diary.hihih


Rutinitas : Mengisi LogBook 

Om Adhon sampe malas ngisi tuh logbook, hahah

Logbook lagiii dan lagiiii

Ini ntah habis shalat ntah mau pergi ngaji..


Stiker Nomor Rumah Warga

Nah ini dia salah satu program kerja kawan dari Ilmu Komunikasi, berupa Informasi nomor rumah penduduk, sehingga jika ada orang yang mecari alamat rumah dengan menggunakan No rumah dan Nama dusun langsung dapat denagn segerakan ditemukan...

Terjadi kesalahan sensus dan segera di perbaiki..

Sedang Memotong Stiker Nomor Rumah Penduduk yang terlebih dahulu di sensus oleh kami sendiri...



Les Komputer

Program Kerja ini merupakan ide dari kami mahasisswa Fak. Ekonomi serta Teman dari FISIP. Dengan adanya les komputer maka diharapkan anak - anak ini mampu untuk mengoperasikan Program - program dasar Microsoft Office (Word dan Excel).





Dan hasilnya mengejutkan, anak - anak nih, kelewat cepat pahamnya dengan Micr. office. dan kami sebagai kakak pengajar mereka juga sangat bangga dan mudah-mudahan kedepannya mereka dapat memetik manfaat dari sedikit ilmu yang kami ajarkan.


Budidaya Ikan Lele

Teman dari Fak. Ilmu Kelautan dan Perikanan serta Fakultas Ekonomi memiliki program yang sangat bagus, yaitu berupa budidaya ikan lele. Ide ini iya cetuskan karena penduduk Meunasah Mon yang manyoritas merupakan nelayan, akan mengalami kesulitan ketika cuaca di laut kurang bagus. Sehingga ketika cuaca kurang bagus, nelayan tidak perlu melaut dan bisa mencari penghasilan dari membudidayakan ikan lele di darat. Program ini di hitung secara ekonomis oleh Mahasiswa Fak. Ekonomi sedangkan tata cara budidaya dan perawatannya di pandu oleh ten dari Fak. Kelautan dan Perikanan.

Persiapan Pembuatan wadah Budidaya Ikan Lele

Diskusi dengan Pak Sekdes dan Pemilik Lahan

Proses Pelepasn Bibit Lele yang Baru saja Tiba


Memilah beberapa bibit yang mati


Sedang Membersihkan Kolam Lele Binaannya

Lagi Ngasi Ikan Makan



Santai Sejenak..

Terkadang dalam penatnya pekerjaan dalam pelaksanaan program kerja masing - masing, akmi menyempatkan diri santai dengan berbagai kegiatan misalnya seperti main catur, diskusi ringan hingga jalan - jalan ke laut...heheh.

Catur : Akuntansi VS Teknik Pertanian



Nah, santai sejenak di Pelabuhan Malahayati







yeaah... Sunset...



Menyantap buah - buahan sejenak..

Yeaaaah.....



Penghijauan

Penghijauan emang agaknya perlu dilakukan, hal ini disebabkan daerah di sekitar perkampungan memiliki udara yang cukup panasssss. Ini di karena dekat dekat dengan daerah laut, maka dengan itu teman dari Fak. Pertanian mengusulkan program untuk penghijauan, di mulai dari penanaman di sekitar Meunasah.


Serah terima Bibit dari Mahasiswa dengan Pak Sekdes

Penanaman di Halaman Depan Meunasah


Panitia Perayaan HUT RI

Menjadi Panitia pelaksana HUT RI, nah ini yang buat warga Gampong sebelah pun iri, bahkan saya kami mengadakan perayaan di balai desa banyak anak-anak dari desa sebelah juga meminta ikut berlomba karena di Gampong mereka tidak diadakan..hehehe

Pengumuman Yang Bakal Di Sebar di Seluruh Penjuru Gampong

Tuh Tulisan 4L4Y sumpah bukan awak yang ngetiiik ...!!!



Persiapan Untuk Perlombaan  Peringatan Kemerdekan NKRI

Persiapan Untuk Perlombaan  Peringatan Kemerdekan NKRI

Persiapan Untuk Perlombaan  Peringatan Kemerdekan NKRI




Persiapan Untuk Perlombaan  Peringatan Kemerdekan NKRI

Salah satu warga mengikuti lomba membuat bunga dari barang bekas


Daaan kami pun diminta untuk berpartisipasi..

Penyerahan Hadiah oleh Pak Sekdes

Penyerahan Hadiah Oleh KaUr Pemerintahan



Hari Terakhir....

Nah ini dia hari terakhir kami di Gampong Meunasah Mon tercinta, sebulan lebih berbagai suka dan duka kami rasakan di sini dan sudah begitu dekat warga gampong. Sedikit banyaknya pasti merasa sedih juag, karena kampi juga pernah menjadi bagia dari mereka selama sebulan, terlebih lagi dengan Keluarga Imum Mukim tempat kami tinggal, yang sudah mengganggap kami seperti keluarga sendiri....


Hari Terakhir di Gampong
Setelah acara perpisahan di kantor Camat


Setelah selesai acara penyerahan kembali mahasiswa  oleh perangkat Gampong kepada Dosen Perwakilan, akhirya acara yang ditunggu-tunggu pun mulai... Acara perpisahan di Pantai Pasiir Putih...



Pak Kaur Pemerintahan Beserta keluarga..heheh





Bg Rahmat lagi nyiapin Bara Buat pembakaran


Pak Sekdes, Ketua kelompok da Om Adhon lagi ngehitung Panjang Pantai.ahha

kliiiik

kliiik






Pasiiir Putih
kliiik....

Kliiiiiik

Ini bukan Putri Duyung...


Cendera Mata..

Setelah seharia berada di pasir putih, tibalah saatnya kami pamita kepada para perangkat Gampong serta memberikan cendera mata sederhana...


Pembukaan oleh Pak Geuchik

kata Sambutan Oleh Pak Sekdes

Daaan separagraf dua paragraf kata dari perwakilan Mahasiswa

Nyimak..

Penyerahan Cenderamata

Penyerahan Cenderamata

Penyerahan Cenderamata

Penyerahan Cenderamata

Penyerahan Cenderamata

Penyerahan Cenderamata

Pak Sekdes, Pak Geuchik dan Kaur Pemerintahan


daaan, Kliiik.....




Begitulah sepenggal kisah KKN kami, dengan berbagai suka duka yang dialami..ini cerita KKN kami, mana kisah KKN muuuu  ? hehehhe


Terimakasih Sudah berkunjung... :-)

Cara Mendapatkan EViews 11 Demo Version

 Oleh: Jul Fahmi Salim Assalmkum wrwb.. Selamat Pagi, Siang, Malam teman-teman sekalian, jika dipostingan sebelumnya sydah ada cara mendapat...