Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Mei 2016

Mars Hotel .. Penginapan Terjangkau dan Berkualitas di Banda Aceh


Oleh : Jul Fahmi Salim Selian

Assalamualikum wr wb..

Mau berbagi pengalaman nih buat rekan-rekan semua, Cari Penginapan Terjangkau dan Berkualitas di Banda Aceh ? Mars Hotel salah sau jawabannya. Mengapa saya berani mengatakannya? ya karena pengalaman pribadi. 

Mars Hotel Banda Aceh

Kriteria yang diinginkan para tamu pasti bersih, harga terjangkau, nyaman dan dekat dengan jalan raya (alasannya udah pasti biar mobilitas tamu yang menginap tidak terhambat dengan fasilitas angkutan umum. heheh). Nah Mars Hotel ini terletak di Batoh, tepatnya lewat sedikit dari Showroom Toyota Dunia Barusa, selain itu keunggulan nya sangat dekat dengan Terminal Terpadu Bus dan Minibus Batoh. selain itu mari kita lihat beberapa keunggulan jika menginap di Mars Hotel Banda Aceh (trengggg..teng...treng..teeeng..) :
- Room  nya terdiri dari beberapa jenis yang bisa kamu pilih sendiri sesuai budget yang kamu miliki (jika dibandingkan dengan bebrapa penginapan lainnya, disini lebih muraha tapi TIDAK murahan.heheh).
- Pelayanannya baik dan para pegawainya ramah (Butuh piring minuman, gelas dll, tinggal minta aja, pasti baklan di kasih, asal jangan dipecahin apalagi di bawa pulang, bakalan nginap di Polsek terdekat...hahaha)
- Dekat dengan terminal terpadu Bus Batoh (+- 5 menit)
- Disikertarnya bertebaran warkop (warung kopi), kiri, kanan dan depan (maaf belakang nggak ada, karena itu rumah orang lain.hahaha)
-  Mau ke Mesjid Raya Baiturahman, Musem Tsunami, Taman Sari ? sekitar 10 menitan lah.
- Mau ke Bandara ? kasi tau aj ke mbak / abg yang ada di receptionis, pasti bakalan di pesankan mobil buat angkutan kesana, jadi kamu nggak perlu khawatir telat atau ketinggalan pesawat, bisa disesuaikan dengan jadwal keberangkatan.

Nah itu dia beberapa keunggulan yg bisa saya gambarkan, buat penilaian pribadi saya :
1. Pelayanan =====> 9,4 / 10
2. Fasilitas (room) =====> 9,2 / 10
3. Aksesibilitas =====> 9,5 / 10

Buat Penerawangan ini nih bebrapa Gallery potonya, 

Lobby01
Lobby Hotel

Deluxe02
room

Deluxe03
room lagi

DELUXE_02
room lagi

DELUXE_03
Kamr Mandi

KARTIKA_HALL_03
(Semua Gambar bukan punya saya, hehe itu semua berasal dari website resmi dari Mars Hotel http://www.marshotelaceh.com/gallery/ )


Jl. Mr. Mohd Hasan Dusun Mini Jaya No. 1 Batoh – Banda Aceh   Indonesia

Ph.0651 6301108, Hp. 082310819299, Fax : 0651 630118

Email : marshotelaceh@yahoo.com Web : www.marshotelaceh.com

Google Map Dropped Pin : https://goo.gl/maps/rE43CPsiLdL2
GPS Coordinate : 5.539031,95.329919Jl. Mr. Mohd Hasan Dusun Mini Jaya No. 1 Batoh – Banda Aceh   Indonesia

Ph.0651 6301108, Hp. 082310819299, Fax : 0651 630118

Email : marshotelaceh@yahoo.com Web : www.marshotelaceh.com

Google Map Dropped Pin : https://goo.gl/maps/rE43CPsiLdL2
GPS Coordinate : 5.539031,95.329919

Yah itu lah yang bisa saya gambarkan mengenai Mars Hotel, Recomendeed lah kalo menurut saya. Untuk Info lebih lanjut silahkan kunjungi websitenya. Wassalamualaikum wr wb.. :-)

NB : Postingan Ini murni pengalaman pribadi saya,  jadi tidak ada fee atau sejenisnya yang menyebabkan saya memberikan "penilaian" yang baik terhadap Mars Hotel.





Senin, 27 April 2015

Journey to Lageun Aceh Jaya

Oleh : Jul Fahmi Salim

Assalamualaikum wr wb...

Selamat Pagiii yang agak mendung ini..

Mari kita lihat keindahan yang menakjubkan dari Desa Lageun yang terletak di Kabupaten Aceh Jaya..

Terkadang memang foto/gambar lebih bisa berbicara ..heheheh

Check this out...

Dalam Perjalanan dari Meulaboh Ke Banda Aceh

Jalan Lintas Nasional dengan Background Pinus dan Pantai


Jalan Lintas Nasional di Pinggir Pantai..

Lagiiiiii

dan inilah Lageuun.

Nice...

Nice..

Niceeee

Nah ini dia spot yang paling Aduhaai menurut saya


Untuk melihat videonya klik disini

Indah kan? sesekali datang lah berkunjung..hehehhe

Terimakasih sudah berkunjung......

Selasa, 07 April 2015

Aceh Tenggara Gencarkan Promosi Pariwisata

Asslamualaikum wr.wb....

Selamat Pagiiii semua.....

Kali ini masih berita mengenai Aceh Tenggara tercinta, heheh.

Hanya Copy Paste.....

Banda Aceh ( Berita ) : Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara mulai menggencarkan promosi pariwisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan baik dalam maupun luar negeri.
"Promosi pariwisata ini merupakan kunci sukses meningkatnya kunjungan wisatawan ke Aceh Tengggara. Karena itu, kami mulai menggencarkan promosi pariwisata," kata Wakil Bupati Aceh Tenggara Ali Basrah di Banda Aceh, Rabu [01/04].

Promosi, kata dia, dilakukan tidak hanya di Aceh, tetapi juga diluar daerah berjuluk Serambi Mekkah tersebut. Promosi dilakukan dengan jalan memasang baliho hingga ke media massa, baik nasional maupun lokal. "Promosi juga akan dilakukan di majalah-majalah yang ada di pesawat komersial. Tujuannya untuk menggaet minat wisatawan mancanegara," ungkap Ali Basrah.

Aceh Tenggara, kata dia, memiliki potensi pariwisata yang luar biasa banyak. Selain potensi wisata alam, Aceh Tenggara memiliki seni budaya yang tidak kalah uniknya dengan daerah lainnya di Aceh.
Wisata alam, kata dia, Aceh Tenggara memiliki arung jeram di kawasan Ketambe. Wisata alam ini tidak hanya terkenal di Indonesia, tetapi juga sudah tidak asing lagi bagi wisawatan mancanegera. "Banyak wisatawan mancanegera berkunjung ke Aceh Tenggara karena mereka tertarik menikmati wisata arung jeram di Ketambe. Karena itu, kami berencana menjadikan Ketambe ikon pariwisata Aceh Tenggara," kata Ali Basrah.

Selain itu, lanjut Ali Basrah, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara juga berencana menggelar kejuaraan internasional arung jeram. Kejuaraan serupa juga pernah digelar dan diikuti lebih seratus peserta baik dalam maupun luar negeri. "Kejuaraan internasional arung jeram ini juga upaya kami mempromosikan pariwisata Aceh Tengggara. Kami juga mengharapkan dukungan Pemerintah Aceh membantu mempromosikan pariwisata Aceh Tenggara," kata Ali Basrah. (ant )

sumber : http://beritasore.com/2015/04/01/aceh-tenggara-gencarkan-promosi-pariwisata/

Terimkasih sudah berkunjung... :-)

Rabu, 01 April 2015

Potensi Wisata di Aceh Tenggara, Sudahkah Kita Memanfaatkannya?

Rabu, 1 April 2015 

Oleh : Jul Fahmi Salim

Assalamualaikum wr wb...

Peta Menuju Kutacane (Sumber : Google Image)


Ada apa dengan judul postingan kali ini?
Bukan apa-apa, hanya sebuah keresahan dan pandangan sederhana dari seorang pemuda asli daerah yang sedang dalam  perantauan..heheh. Jika diperjelas mungkin maksudnya adalah, kita memiliki banyak objek wisata tetapi tidak dimanfaatkan secara maksimal. Jika kita belum mampu memanfaatkan nya secara keseluruhan, sebaiknya pemerintah daerah harus mendukung dan memajukan salah satu jeis wisata yang lebih unggul dari  wisata lainnya. Beragam ekowisata yang bisa dimanfaatkan, mulai dari mengunjungi hutan Ketambe, wisata air panas, serta arung jeram di sungai Alas yang sudah terkenal hingga ke manca negara. Bahkan beberapa tahun lalu pernah diadakan kejuaraan arum jeram tingkat Internasional yang di ikuti dari berbagai negara (*baca beritanya disini). Hal itu merupakan bukti bahwa arung jeram mampu dijadikan sebagai salah satu wisata unggulan yang akan kita manfaatkan.

Guest House di Ketambe (Sumber Google Image)


Arung Jeram di Lawe Alas (Sumber : Google Image)


Arung Jeram di Lawe Alas (Sumber : Google Image)


    Sebenarnya apa yang salah dengan kita? Begitu banyak di karuniai wisata alam tetapi malah mengabaikannya. Bandingkan dengan daerah atau bahkan negara lain yang rela membuat objek wisata buatan karena tidak memiliki objek wisata alami. Yang ingin saya perjelas adalah, sebenarnya apa kegiatan  / kerjaan dari dinas pariwisata Kab. Aceh Tenggara? apakah mereka bekerja? Apakaha dari sekian banyak pns di Dinas tersebut tidak ada yang memiliki ide-ide cemerlang? Atau program kerjanya hanya Copast (Copy paste) saja dari tahun ke tahun? Jika sudah ada, Apa output yang sudah dihasilkan? Hasil nyatanya apa?. Sebagai contoh sederhananya adalah, apakah kita sudah memiliki sebuah website yang khusus berisi info wisata di daerah Aceh Tenggara? seperti tourism center lah , dimana terdapat berbagai informasi seperti lokasi, jarak tempuh, tempat penyewaan alat-alat wisata, biaya perjalanan, biaya penginapan, Contact Person yang jelas serta Costumer Service tempat wisatawan mengadukan berbagai keluhan yang pada akhirnya informasi tersebut dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas dan pelayanan di objek wisata yang dituju.  Sepengetahuan saya belum ada..!!  lantas bagaimana kita bisa mengetahui potensi wisata apa saja yang kita miliki? Jangankan masyarakat luar Aceh Tenggara (Agara), bahkan banyak penduduk Agara sendiri yang tidak tahu sebenarnya di mana saja potensi wisata itu berada. Karena bukan persoalan yang sulit untuk membuat website, hanya kisaran ratusan ribu Rupiah kok. Jika masih berat juga, maka buat saja dalam bentuk blog, namun resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Pariwisata Aceh Tenggara. Sungguh miris bukan?

    Bayangkan Efek ganda (Multiplier Effect) yang mampu kita dapatkan dari pengembangan objek wisata ini, mulai dari makin lancarnya roda perekonomian masyarakat, bertambahnya pendapatan daerah baik dari pajak maupun retribusi, besar potensi susksesnya usaha angkutan umum maupun travel, berpeluag untuk membuka jasa penukaran uang (Money Changer), berpeluang untuk membuka toko cinderemata, serta toko penyewaan alat-alat untuk arung jeram, hiking dsb serta  peluang usaha lainnya.

   Dengan berkembangnya sektor wisata, bukan tidak mungkin akan membangkitkan serta memunculkan sektor lainnya seperti sektor perkebunan dan pertanian, untuk sederhana mungkin bisa dibandingkan degan daerah tetangga yaitu berastagi. Dimana dapat dilihat dengan berkembangnya sektor wisata, kemudian membangkitkan sektor perkebunan dan perhotelan bahakan memiliki hotel bertaraf  internasional. Dengan nyata dapat dilihat bagaimana potens wisata, sektor pertanian dan perkebuna serta jasa berajalan beriringan dan saling menguatkan di Brastagi. Buka tidak mungkin, Aceh Tenggara juga mampu seperti itu, asalkan pemerintah mau serius dan konsisten dalam mewujudkan dan mengembangkan potensi wisata tersebut.

salah satu Hotel di Brastagi (sumber : Google image)

Salah satu wisata perkebunan buah (sumber : Google image)

Pasar Buah Brastagi (sumber : Google image)


    Selain wisata arung jeram, wisata yang tidak kalah besar peluang untuk pemanfaatannya adalah Eko Wisata Hutan Ketambe. Pemerintah perlu segera menyelesaikan pembangunan pusat penelitian Ketambe yang telah terbakar beberapa tahun yang lalu (**baca disini ). Stasiun penelitian ini sangat penting karena merupakan salah satu tujuan dari berbagai peneliti di dunia, sebaiknya stasiun penelitian yang baru dibangun dengan sarana yang memadai salah satunya fasilitas wifi, namun tetap harus menjaga kelestarian ekosistem dan lingkungan sekitar stasiun penelitian. Dengan begitu para peneliti yang datang ke stasiun terebut dapat berkomunikasi lebih mudah  dan nyaman, sehingga ketika mereka kembali ke daerah maupun ke negara asalnya akan menceritakan bagaimana pengalaman mereka melakukan penelitian di stasiun penelitian Ketambe. Sehingga Tanpa disadari promosi dari mulut ke mulut telah terjadi dan di masa mendatang menarik para peneliti lebih banyak lagi.

dan selalu yang menjadi pertanyaan mendasar adalah, apakah ada niat untuk memajukan sektor pariwisata ini?

Karena jika ada niat maka segala sumberdaya dan upaya akan di lakukan..

Terimakasih telah membaca tulisan ini. silahka berikan masukan agar tulisan ini bisa semakin baik..

:-)


Pesona Sungai Alas

Assalamualaikum. wr wb...

Selamat Pagi di awal April ini...

Just copas..

detikTravel Community -  
Berkunjung ke bagian utara Sumatera, Indrayani Laksmi dan tim Jejak Petualang, singgah di Desa Ketambe, Ketambe, Sumatera Utara. Di sini kita bisa menaklukan jeram liar di Sungai Alas, bercengkrama dengan orang utan liar dan menikmati cemilan dari larva capung, Cibet.

Sungai Alas adalah surganya jeram liar. Sungai ini merupakan salah satu das terbesar di NAD. Sungai ini melintasi empat kabupaten sekaligus, yakni Gayo Lues, Aceh Tenggara, Subulussalam dan Singkil. Tingginya debit air tak menyurutkan semangat untuk mencoba menaklukan sungai ini.

Dahsyatnya jeram kadang tidak bisa diprediksi, bahkan kedalaman air pun tidak bisa dipastikan dengan tepat. Tapi kegiatan yang memacu adrenalin ini merupakan salah satu agenda wajib jika berkunjung ke Sungai Alam, di Ketambe, Sumatera Utara.

Masih di Ketambe, jika beruntung, saat berkunjung  ke Wisata Lawe Gurah Ketambe, kita bisa bercengkrama dengan primata khas Indonesia, si Pongo Abelly alias orangutan. Konon orangutan di sini terkenal lebih besar dengan rambut kemerahan yang lebih panjang. Sayang, primata lucu ini sudah diambang punah yang sangat serius. Menurut penelitian pada tahun 2007, jumlah orangutan Sumatera kini hanya tinggal 200 ekor saja.

Sumber : klik disini 

Cara Mendapatkan EViews 11 Demo Version

 Oleh: Jul Fahmi Salim Assalmkum wrwb.. Selamat Pagi, Siang, Malam teman-teman sekalian, jika dipostingan sebelumnya sydah ada cara mendapat...