Rabu, 02 April 2014

Uji Asumsi Klasik ; Normalitas (Metode Grafik)

Oleh : Jul Fahmi Salim
Assalamkum wr.wb.....

Sebelum melakukan regresi linear berganda, ada beberapa uji asumsi klasik yang harus dilakukan, yaitu Normalitas, Multikolinearitas, Heteroskedastisitas dan Autokorelasi,,,

Kali ini kita akan mencoba menguji Normalitas suatu data penelitian..

Cara menguji normalitas data dengan Analisis Grafik
1. buka spss
2. input data yang digunakan
3. klik analyze, regression, linear



4. masukan IHSG ke dalam kotak dependen variabel, dan Kurs, inflasi, dan BI Rate
   ke dalam kotak independen variabel








5. Klik pada menu "plots"
6. begitu keluar jendela plots, pilih dependent untuk Y, dan *ZRESID untuk X





7. pada Stand Residual Plots, centang histogram dan probability plots, klik continue





8. output yang dihasilkan sebagai berikut
abaikan hasil regrssi lainnya, cukup dilihat pada bagian "Chart" saja


Gambar 1

Gambar II



dari hasil gambar pertama dapat dilihat bahwa kurva dependen dan rss membentuk gambar
seperti lonceng, dapat didimpulkan bahwa data terdistribusi normal

dari gambar yang kedua dapat kita lihat bahwa titik2 persebaran data berada disekitar garis,
hal ini menunjukkan bahwa data terdistribusi scara normal.



Referesi : Ekonometrika Terapan, Teori dan Aplikasi dengan SPSS, Hal, 69-78. (Dr.Suliyanto)

Cukup mudahkan?....
Semoga bermanfaat, Terimakasih sudah mampir.. :-)




Selasa, 01 April 2014

Uji Validitas Kuesioner dengan Microsoft Excel

Oleh : Jul Fahmi Salim

Assalamualaikum wr.wb.

Selain dengan menggunakan SPSS, kita juga bisa menguji valid atau tidaknya kuesioner penelitian kita dengan menggunakan microsoft excel...

Uji validitas dilakukan oleh mereka ynag dalam penelitian menggunakan data primer,Pengujian Validitas kuesioner ini sangat penting, karena jika tidak dilakukan uji valid maka akan berdampak buruknya hasil penelitian kita.. jika masi diterima, ya nggak apa, tapi kalo harus mengulang penelitian lagi gimana? rugi biaya, waktu, dll, pasti nggak mau kan? ya udah, makanya uji validitas,hihihih

Cara Menguji Validitas Kuesioner dengan menggunakan Micrsft. Excel :

1. Input data kuesiner yang telah di coding
2. Pada kolom terakhir buat kolom tambahan dengan nama "Total "




3. kemudian pada kolom paling bawah pertanyaan ke 1 "Q1"
   ketik =correl(blok dari B3:B20;kemudian blok dari H3:H20 kemudian
   tekan F4 dan tutup kurung, kemudian enter
sebelum di tekan F4

Setelah ditekan F4 (Absolute)


4. Maka hasil nilai r hitung untuk item Q1 adalah 0,691







5. untuk Q2,Q3,Q4, Q5, Q6 lakuka dengan cara yang sama (tapi lumanyan capek kan?hahahah), untuk jalan pintas cukup klik dan seret ujung kanan bawah dari cell B1 tadi. dan hasilnya seperti ini




tu hasilnya r hitung dari tiap item, terus ada yang warna merah kan? tu sengaja dibuat merah biar keatauan item mana yang tidak valid, ternyata yang tidak valid adalah item Q6, iya, ini dikarenakan nilai r hitungnya lebih kecil dari r tabel df=16 (0,4683)

ni dia tabel r nya



Capek ngebacanya? kalau nontonnya mau? Untuk melihat videoya, klik disini

Makasi udah berkunjung, silahkan berikan masukkannya ya,,,
Semoga dapat membantu....

Senin, 31 Maret 2014

Regresi Linear Berganda Dengan SPSS 20

Oleh : Jul Fahmi Salim

Asslamkum wr.wb......

udah lama nggak update ni blog....

Jika sebelumnya saya berbagi mengenai pengolahan data dengan menggunakan EViews7, maka Hari ini saya mau berbagi cara untuk melakukan regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS 20...

cara melakukan regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS

1. Buka program spss (niih wujud aslinyaaa...)






2. buka file microsoft excel yang berisi data penelitian





3. blog semua data yang akan digunakan dalam penelitian





4. copy, kemudian pastekan di jendela spss



coba perhatikan daerah yang dilingkari,,,,,,, ada yang aneh kan? bukan,,bukan,,bukan,, itu format standar untuk spss, maksudnya "VAR00001"  itu adalh variabel yang pertama, VAR00002 tu variabel yang kedua,  begitu juga selanjutnya....


5. setelah data dicopy, selanjutnya beri nama variabel (saya menggunakan IHSG (Y),
   kurs (x1), BI Rate (x2) dan inflasi (x3))


6. caranya adalah, klik variable view pada kiri bawah jendela spss yang diberi panah pada langkah ke 4, nah, ini dia penampakannnya...



7. kemudian beri nama variabel sesuai keingin, saya menggunakan IHSG, Kurs, Inflasi dan BI_Rate, ingat ya !!!!!! untuk membuat nama lebih dari satu kata, harus menggunkana tanda underscore "_". kalo enggak, bisa2 nggak terbaca di spss,,,,




8. klik menu analyze => regression => linear





9. pda kotak dependent variable masukan variabel Y (IHSG), Pada kotak indipenden variable masukan variabel X (kurs, inflasi dan BI Rate)






10. stelah terisi, begini hasilnya






11. selanjutnya, klik tab statistic




12. centang semua pilihan yang diperlukan, kemudian klik continue




13. kita kembali ke jendela linear regression, kemudian klik ok


14. maka hasil outputnya sebagai berikut









cukup mudahkan???

semoga dapat membantu teman-teman.. mohon berikan masukan agar tulisan ini bisa diperbaiki,
Mohon maaf atas segala kekurangan... Terimakasih udah mau mampir ke blog ini.. :-)


Minggu, 02 Maret 2014

Cara Mengubah variabel ke dalam bentuk First Difference (d)

Assalamualaikum wr wb

(Updated)
Kadangkala kita menemukan hasil regresi yang tidak sesuai harapan, bahkan seringkali kita di anjurkan untuk mengutak atik model, mulai dari trnasformasi ke dalam bentuk Log dan Ln, semi Log dsb nya atau bahkan kita mengubah model, tapiiiii dengan mengubah model, otomatis bab III harus di obrak-abrik lagiiii, ahhhh, peninglah....
ternyata ada salah satu cara yang mungkin bisa berguna, yaitu dengan cara mengubah variabel ke dalam bentuk first difference (d)

Berikut merupakan langkah-langkah untuk mengubah data ke dalam bentuk first difference (d)
  • buka eviews 
  • input data  seperti biasa, jika lupa-lupa ingat klik disini untuk menyegarkan ingatan kembali.hihihi
  • ketika sudah terpampang workfile kita seperti di bawah ini


  • coba perhatikan tab yang dilingkari, tuh ada tulisan "Genr"
  • kali ini kita akan bermain-main dengan tab "genr" ini, cara ini hampir sama dengan cara untuk mentransformasikan data ke dalam bentuk Log dan Ln pada posstingan saya sebelumnya.
  • untuk mengubah ke dalam bentuk first difference (d), klik genr, kemudian akan keluar jendela genr tersebut
  • Untuk variabel IHSG, silahkan ketik  dihsg=d(ihsg) kemudian tekan enter

  • Untuk variabel Kurs, silahkan ketik  dkurs=d(kurs) kemudian tekan enter

    • Untuk variabel BI Rate, silahkan ketik  dbirate=d(birate) kemudian tekan enter
    • Untuk variabel inflasi, silahkan ketik  dinflasi=d(inflasi) kemudian tekan enter
    • Sekarang semua variabel yang ada telah berubah ke dalam bentuk first difference, 
    • sekarang coba kita bandingkan data biasa dengan data yang telah diubah ke dalam bentuk first diference


    • terdapat perbedaan pada observasi pertama kan (lingkaran Biru)?? itu lah perbedaan antara data biasa dan data yang telah diubah ke dalam bentuk first difference....
    Selanjutnya untuk melakukan regresi digunakan data yang sudah dalam bentuk First Difference tersebut.

    Semoga tulisan ini dapat membantu teman-teman, dan seperti biasa tolong berikan masukan yang dapat memperbaiki isi dari tulisan ini dan share jika bisa bermanfaat bagi orang lain. terima kasih telah berkunjung... :-)

    (Ini merupakan update dari postingan sebeluumnya.. karena keterbatasan ilmu dan pemahaman pada saat postingan pertama ini, maka terjadi kesalahan.. saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, terima kasih atas masukkannya  Derry...hehhehe)

    Cara mengetahui Lag Optimum (Lag Length Criteria)

    Dalam melakukan regresi model seperti ECM, VAR, VECM dsb, kita sering dihadapkan untuk pemilihan jumlah Lag yang digunakan untuk mengolah data tersebut, lag optimum merupakan cara untuk memilih seberapa besar jumlah LAG yang kita gunakan dalam penelitian tersebut sebelum melakukan uji kointegrasi, granger causality, VAR dan VECM.... sehingga pemilihan jumlah lag optimum sangat diperlukan agar kita memeproleh hasil yang lebih baik...
    Berikut merupakan cara memilih Lag Optimum dari suatu model..


    • buka eviews 7
    • input data seperti biasa
    • kemudian klik semua variabel yang digunakan
    • klik kanan, open => as VAR, ok

    • setelah keluar hasil dari VAR seperti di bawah ini klik view => Lag Structure => length lag criteria



    • maka akan terlihat output seperti berikut



    • dari hasilnya akan terlihat, pada lag berapa yang paling banyak tanda *,  pada uotput di atas  tanda * terbanyak ada di lag 4, maka itu artinya lag yang kita hunakan untuk pengolahan data selanjutnya menggunakan LAg 4.
    demikianlah cara untuk menentukan lag optimum dalam suatu penelitian,,,
    semoga dapat membantu...

    Jangan lupa beri masukan agar tulisan ini bisa diperbaiki bersama..

    Terimakasih telah berkunjung :-)

    Kamis, 13 Februari 2014

    Pengumuman CPNS Honorer K2

    Setelah ditunggu sekian lama, ternyata pengumuman untuk hasil tes CPNS dari Honorer Kategori 2 (K2) akhirnya diumumkan oleh pemerintah da dapat dillihat melalui web liputan6.com.
    Meskipun telah diumumkan, ternyata belum semua Instansi dan Provinsi mengumumkan hasilnya tesnya, salah satunya adalah Pemkab Aceh Tenggara, Prov. Aceh, kemungkinan akan menyusul dalam beberapa hari...
    Berikut langkah-langkah untuk melihat pengumuman tersebut :

    • Silahkan klik link http://cpns.liputan6.com/
    • atau link alternatif disini
    • berikut akan tampak halaman seperti berikut



    • kali ini saya melihat pengumuman untuk Pemkab. Karo Provinsi sumatera utara, maka cukup diketikan saya "Pemerintah Kab. Karo"



    • klik preview untuk melihat secara langsung,


    • maka hasilnya akan seperti ya ng terlihat di bawah ini

    • bisa juga klik download untuk mendownload filenya,

    • jika menggunakan IDM, maka setelah di klik "download" maka akan tampil jendela seperti ini, kemudian klik "Start Download"

    • jika tidak menggunakan IDM, biasanya hasil download akan masuk secara otomatis ke dalam folder download di drive C

    Semoga bermanfaat bagi tema-teman..
    Terimakasih telah berkunjung....

    Minggu, 27 Oktober 2013

    Kisah CK Song "Jokowi_nya" KORSEL....

    Jakarta, Kluget.com Bagi pengusaha Korea Selatan nama CK Song bukanlah sekedar nama, ia separuh legenda dalam kemampuannya mengembangkan sistem manajemen Pabrik, KMK Global Sports sudah menjadi rujukan bagi banyak pengusaha Korea Selatan.  yang ingin membangun pabrik disana. CK Song tidak membangun pabrik tiba-tiba, bukan merupakan anak manja dalam sebuah industri, ia lahir dari buah kerja keras dan lebih menariknya lagi ia meyakinkan dirinya bahwa bisnisnya bisa berkembang karena lahir dari "kebaikan-kebaikan hati orang Indonesia".
    Pria kelahiran 1 Januari 1957, datang ke Indonesia pada tahun 1988. Ia datang dengan keyakinan bahwa salah satu negara macan asia ini memiliki prospek yang bagus. Dengan modal seadanya ia tiba di Jakarta, ia berani datang ke Jakarta karena adanya referensi dari seorang teman, ternyata teman yang akan jadi gantungan hidup awal di Indonesia menemui kebangkrutan. Ini yang bikin CK Song kaget, dan ia harus membiayai hidup di Jakarta dengan duit cekak. Tapi hati kecilnya berkata "Ia tidak boleh menyerah" Kehidupan telah mengajarkan banyak hal untuk tidak menyerah.
    CK Song menjalani itu dengan sabar. Kebetulan ia punya pengalaman bekerja di bidang manufaktur sepatu. Ia mengetahui sedikit soal purchasing, dan ia mencoba menawarkan sendiri dari pabrik ke pabrik soal purchasing ini. Satu per satu Pabrik ia datangi dengan naik ojek dan ia juga harus mengenakan dasi. Banyak orang mengira duitnya banyak karena ia orang Korsel dan senang pakai dasi, tapi kenyataan kantongnya benar-benar kosong. Namun Tuhan menjawab kerja kerasnya, ia dapat order, dan kemudian ia mengunjungi Restoran Korea, disana ia melihat satu ruangan yang tidak terpakai, ia minta ruangan itu jadi kantor kecilnya. Pegawai-pegawai Restoran Korea yang asli orang Indonesia ternyata membantu dengan tulus. Saat itulah ia melihat orang Indonesia itu senang senyum, "Orang Indonesia itu ajaklah senyum, mereka akan memberikan seribu senyuman terbaik, sentuhlah hati mereka, maka mereka akan membuat kita menjadi satu keluarga" kata CK Song soal orang Indonesia ini.
    "uang bukanlah tujuan dari orang Indonesia, tujuan utama orang Indonesia itu adalah rasa kekeluargaan" begitulah kesimpulan CK Song melihat orang Indonesia dan ia sepertinya sudah menemukan rasa kekeluargaan disini. Tuhan memberikan rejeki yang mudah bagi CK Song, di tahun 1994 ia berkesempatan mengambil sebuah Pabrik Manufaktur sepatu. Dari sinilah berkembang PT Karet Murni Kencana (KMK) yang mengerjakan banyak order sepatu dari prinsipal-prinsipal merek besar industri sepatu. Ia kemudian membangun pabrik NIKE.
    Megawati adalah nama khusus bagi CK Song, karena Presiden Indonesia yang ke-5 inilah yang menginspirasi CK Song tidak menyerah terhadap ancaman kebangkrutan. Megawati bersama Rini Soemarno (Menteri Perindustrian dan Perdagangan) saat itu pernah mengunjungi PT KMK Global Sports di tahun 2002, saat itu ekonomi sedang sulit, banyak pengusaha Korsel yang 'capital flight' ke Vietnam dan RRC karena kondisi di Indonesia kurang menguntungkan. Tapi CK Song tidak. Ia meneruskan usaha di Indonesia.
    Kini CK Song mendapatkan keberuntungannya, ia memiliki tiga pabrik dan puluhan ribu karyawan. Megawati yang Senin, 21 Oktober 2013 mengunjungi Pabrik KMK Global Sports terharu menjelaskan manajemen sentuhan hati dari CK Song ini. Di depan Megawati dan Rano Karno, CK Song menuturkan  "dalam 2 tahun di Indonesia, agak sedikit angin kencang untuk industri sepatu, industri padat karya, tapi paling penting kita stay aboard dan karyawan kami sekarang ada tadi Sarah yang ngomong ada 18 ribu orang, itu bukan karyawan itu aset perusahaan jadi bagaimana kita peduli karyawan yang kerja disini, jadi kita semuanya harus menjaga karyawan jadi saya utamanya harus menjaga karyawan dan hari ini saya terimakasih banyak buat Jeff Latan dan putri dari NIKE, Jeff hari ini sebenarnya semalam harus pergi ke India tapi dia batal, hari ini hadir saya terima kasih banyak NIKE, karena kenapa, NIKE juga sangat perhatian terus dengan perusahaan ini sama ibu, dan hari ini ada ada kelompok inikon manajemen kita, Mr. Dennis.. Dennis chen, Mr. Park, Jack, Eddy, karena semuanya ini tim NIKE disini ada yang dibelakangnya ada, juga hari ini juga ada kadin Korea, asosiasi Korea juga hadir dan wartawan Korea juga hadir jadi ini semuanya untuk sungguh-sungguh untuk perusahaan kami terima kasih banyak, nanti hari ini  semuanya karena.. ibu Megawati dulu pernah disini, ingat ibu masih ingat yah.. kita disini ada sedikit acara ibu sampai disana terus sapa karyawan terus naik ke kantor saya sama kita minum kopi sama-sama"
    Bagi CK Song Indonesia adalah Rumah-nya, karena itu ia mewajibkan semua Direksi, baik yang orang Korsel atau orang Eropa dan Amerika Serikat wajib berbahasa Indonesia. "Bahasa adalah kebanggaan orang Indonesia, dan kita harus menghormati kebanggaan orang Indonesia dengan mempelajari bahasanya". CK Song amat dekat dengan karyawannya, ia tiap minggu bahkan ke rumah-rumah karyawannya, bicara dengan mereka sebagai teman. Inilah kenapa CK Song kerap dijuluki oleh karyawannya sebagai "Jokowi-nya Cikupa". Ketika Kluget.com menanyakan kepada salah seorang karyawan pabrik, Takwin yang sudah 21 tahun bekerja di KMK Global Sports dengan bangga menyatakan "Pak CK Song, tidak menganggap diri sebagai majikan, ia teman bagi semua orang disini"
    Dari CK Song kita bisa banyak belajar bagaimana pengusaha menjadikan rumah kerjanya bukan sebagai alat penghisapan, tapi buah manis rasa kekeluargaan.

    (Laporan : Anton DH Nugrahanto)

    sumber : klik disini

    Cara Mendapatkan EViews 11 Demo Version

     Oleh: Jul Fahmi Salim Assalmkum wrwb.. Selamat Pagi, Siang, Malam teman-teman sekalian, jika dipostingan sebelumnya sydah ada cara mendapat...