Ada Apa Dengan Aceh Tercinta???
Begitulah pertanyaan yang sering muncul dipikiran saya
sendiri, dan saya yakin bukan hanya saya sendiri bahkan beribu-ribu orang
memiliki pertanyaan yang sama di dalam kepala mereka. Mulai dari tingkat
kemiskinan yang begitu tinggi, banyaknya pengemis yang kita temui setiap hari
di persimpangan lampu merah, kampung-kampung, bahkan mereka sampai melakukan
aksinya diwilayah kampus. Sebenarnya ada apa? Apakah masyarakat kita memiliki
etos kerja yang rendah? Pemalas? Atau malah fenomena ini merupakan hasil dari
gagalnya pemerintah dalam mengelola daerahnya sendiri? Terkadang kita melihat
begitu miris kehidupan yang ada di Aceh ini, dimana rata-rata pejabat memiliki
kemewahan yang bisa dibilang lebih dari cukup, bahkan beberapa dari mereka
memiliki kekayaan yang besar, di sisi lain marilah kita lihat keadaan kita
sendiri sebagai rakyatnya.
Tindakan yang perlu kita lakukan bukanlah yang terlalu
muluk-muluk, hal yang paling utama adalah mampu untuk memenuhi kebutuhan kita
sendiri tanpa harus bergantung terlalu besar dari daerah tetangga seperti
wilayah Sumatera Utara. Hampir dapat dikatakan bahwa semua faktor penunjang
untuk mewujudkan hal tersebut ada di daerah kita, tidak percaya? Mari kita
lihat satu per satu.
- Sumber daya alam
Kita jangan menutup mata seperti orang bodoh bila kita
mengatakan bahwa kita kekurangan sumber daya alam. Lihat sekeliling kita,
berapa banyak lahan yang terlantar yang hanya menjadi tempat tumbuhnya rumput
liar, coba bayangkan sepertiga saja dari lahan yang kosong ini dapat
dimanfaatkan dengan optimal oleh
pemerintah, saya yakin bukan hanya kebutuhan kita saja yang terpenuhi malah
kita dapat menjaga kestabilan harga bahan – bahan pokok tanpa terpengaruh oleh
harga barang yang sama di luar daerah kita. Hal ini disebabkan karena barang tersebut
kita hasilkan sendiri bukannya mengimpor dari daerah tetangga.
- Sumber daya manusia
Jika kita berbicara soal sumber daya manusia, tak perlu
kita ragukan lagi seberapa banyak ahli – ahli kita yang tersebar di berbagai
universitas di wilayah Aceh ini baik Negeri maupun swasta. Jika saja pemerintah
kita mau memanfaatkan keahlian yang dimiliki oleh para dosen – dosen kita, misalnya mulai
dari masalah perencanaan dengan menggunakan keahlian dari dosen Fak.Ekonomi
tepatnya Ekonomi Pembangunan, mengatasi masalah pertanian dengan menggunaka
keahlian dari dosen fak. Pertanian, memaksimalkan potensi kelautan dan
perikanan yang ada dengan menggunakan keahlian dosen ilmu kelautan dan
perikanaan, maka proses pembangunan di Aceh dapat dipercepat.
- Sarana dan prasarana
Untuk transportasi daerah Aceh terkenal dengan jalan raya
yang mulus, selain itu sebagian besar wilah Aceh sudah memiliki akses jalan.
Tidak hanya jalur darat trnasportasi di aceh juga didukung oleh transportasi
laut maupun udara sehingga seharusnya pengangkutan hasil produk pertanian dsb
dapat berjalan lancar.
Seharusnya
dengan begitu besar potensi yang kita miliki kita bisa menjadi daerah yang
mandiri, bahkan dapat menjadi daerah yang mampu memberikan kontribusi terhadap
daerah tetangganya, hal ini tergantung kepada pemerintah sebagai pusat
penggerak roda pemerintahan yang ada di Aceh ini. Jika memang potensi yang ada
ini tidak mampu bermanfaat banyak bagi kita masyarakat Aceh ini, maka kita
dapat mempertanyakan mengenai keseriusan pemerintah dalam mengelola daerah ini.
Selain itu kita juga patut menyoroti para pemegang jabatan yang ada di instansi
terkait, apakah sudah sesuai dengan bidangnya dan melalui tahapan fit and proper test (uji kepatutan dan
kelayakan) atau pengangkatannya berbau politis. Salah satu contoh Hal yang
sangat memalukan yang terjadi baru-baru ini adalah dikembalikannya R-APBA oleh
pihak Kemendagri karena isi yang di buat tidak sesuai dengan spesifikasi yang
telah ditentukan oleh pihak kemendagri. (Serambinews, senin 25 Februari 2013)
Bukan
rahasia lagi, mari kita perhatikan para pemegang jabatan sekarang baik di
daerah maupun provinsi, ketika kita membaca koran dan menemukan kalimat “
Kepala Dinas Pertanian Kab. Aceh xxxx si
fulan .SPd ............”. Terkadang kita sebagai orang awam pun tertawa geli
melihat fenomena ini, Apa ada hubungannya antara keahlian yang diperlukan
dengan latarbelakang pendidikan sang kepala dinas?? jika hanya untuk
menjalankan amanah saya kira masih banyak yang lebih kompeten dari “si fulan
.SPd”, Walaupun tidak begitu pintar dan bagus, minimal memiliki latarbelakang
pendidikan yang sesuai lah seperti sarjana Pertanian, sarjana teknik pertanian
dsb. Karena dengan begitu sedikit banyaknya maka ia akan mampu memberikan
masukan kepada bawahannya dan instansi yang dipimpinnya dan bahkan dapat memberikan
kontribusi yang besar kepada daerah secara keseluruhan.
Kita tidak tahu lagi
harus berbuat apa sekarang, begitu rusaknya sistem pemerintahan kita.Jika terus seperti ini kedepannya, maka dapat dipastikan menjadi daerah yang mandiri hanyalah mimpi disiang bolong. Kita berdoa saja semoga pemerintah yang baru ini mampu meberikan yang terbaik dengan mengedepankan kepentingan rakyat dan bukan solongan semata seperti yang dinyatakan Gubernur Aceh bahwa pada 2013 akan mampu menurunkan angka kemiskinan secara drastis. (The Globe Journal Desember 2012).
1. Gejala
yang terjadi dari ketidakjelasan pembangunan
a. Kemiskinan
b. Pertumbuhan
Ekonomi yang bias
c. Kesejahteraan
yang hanya di atas kertas
2. Penyebab
a. Kurangnya
koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kab/kota
b. Sitem
perekrutan pejabat yang sangat buruk
c. Kurang
memberdayakan sumber daya yang ada
d. Kepetingan
politik yang lebih besar dari kepentingan rakyat
3. Tindakan
yang Perlu Dilakukan
a. Merubah
paradigma pembangunan yang ada
b. Menjalin
komunikasi yang baik antara pusat dan daerah
c. Setiap
kepala pemerintahan dari yang terkecil (Kades) hingga Gubernur harus mampu
bersinergi dalam memanfaatkan potensi yang ada
Ini
hanyalah buah pikiran/pendapat seorang mahasiswa yang mencoba menuangkannya
dalam tulisan yang masih dipenuhi dengan kekurangan disana-sini. Terimakasih..
Komentar
Negara ...... Bahasa Indonesia
W / S ......... + 62821-3272-6591
Facebook ..... jayachandra fadhlan
email ...... (jayachandrafadhlan@gmail.com)
Nama saya jayachandra fadhlan,
dari Indonesia Saya seorang perancang busana dan saya ingin menggunakan media ini untuk memberitahu semua orang agar berhati-hati mendapatkan pinjaman di internet, ada begitu banyak pemberi pinjaman di sini untuk mempercayai orang. Terima kasih atas hasil kerja keras Anda, saya meminta pinjaman untuk sekitar Rp900.000.000 wanita di Malaysia dan saya kehilangan sekitar 29 juta tanpa mengambil pinjaman, saya membayar hampir 29 juta masih saya tidak dapat pinjaman dan bisnis saya tentang menjadi buruk karena hutang. Ketika saya mencari perusahaan peminjaman yang dapat diandalkan, saya melihat iklan online lainnya dan nama perusahaannya adalah PERUSAHAAN PINJAMAN EKSPLISIT. Saya kehilangan 15 juta dengan mereka dan sampai hari ini, saya tidak pernah menerima pinjaman yang saya ajukan. Teman baik saya yang disetujui oleh pinjaman juga menerima pinjaman, memperkenalkan saya ke perusahaan yang dapat dipercaya di mana MRS. KARINA bekerja sebagai manajer cabang, dan saya meminta pinjaman Rp900.000.000 dan mereka meminta kredensial saya, dan setelah itu mereka selesai meminta persetujuan saya, pinjaman yang disetujui untuk saya dan saya pikir itu hanya diperbolehkan, dan diizinkan ini membuat saya kehilangan uang, tapi saya tertegun. Saat saya mendapatkan pinjaman dalam waktu kurang dari 24 jam dengan bunga 2% tanpa agunan. Saya sangat senang karena ALLAH menggunakan teman saya yang menghubungi mereka dan memperkenalkan saya kepada mereka dan karena saya selamat membuat bisnis saya melambung tinggi dan dilikuidasi dan sekarang bisnis saya terbang tinggi di Indonesia dan tidak ada yang akan mengatakannya. membahas tentang mode perusahaan. Jadi saya membutuhkan setiap orang yang tinggal di Indonesia dan negara lain membutuhkan pinjaman untuk satu tujuan atau lainnya untuk membeli MRS. KARINA melalui email: (karinarolandloancompany@gmail.com) atau hanya whatsapp +1(585)708-3478 .... Anda masih dapat menghubungi saya jika Anda meminta informasi lebih lanjut melalui email: (jayachandrafadhlan@gmail.com) atau whatsapp + 62 821-3272-6591, Sekali lagi terima kasih telah membaca kesaksian saya, dan semoga ALLAH terus memberkati kami dan memberi kami umur panjang dan kemakmuran.
Perusahaan ..... Karina Elena Roland perusahaan pinjaman
W / S .......... + 1 (585) -708-3478
Facebook .... Elena karina Roland
email ......... (karinarolandloancompany@gmail.com)