Selasa, 07 Mei 2013

Dahlan Iskan ke Aceh Mau Borong Pisang Abaca..

Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan tertarik dengan Pisang Abaca yang berada di kawasan Simeulue Aceh.

Dalam rangkaian kunjungannya ke Aceh, Dahlan Iskan punya rencana membeli pisang-pisang itu untuk keperluan bahan baku pabrik untuk keperluan pencetakan kertas uang.

"Saya sangat berminat untuk melihatnya kesana, PT Kertas Leces asal Jawa Tengah siap menampung serat pisang ini," ujar Dahlan Iskan kepada wartawan di gedung Bank Mandiri Jalan Balai Kota Medan, Sabtu (4/5/2013).

Menurutnya, pertumbuhan pohon pisang yang cepat itu sempat mengganggu masyarakat Simeulue Aceh. Selama ini pohon pisang itu belum ada yang memanfaatkannya.

Karena itu, tambahnya lagi, BUMN tertarik untuk mengelolanya yakni, petani di Simeulue mengumpulkan 20 pohon lalu yang jika pohon itu sudah mencapai akan berbuah, para petani itu menjualnya kepada pengepul. Para pengepul itu nantinya, akan mengolahnya menjadi serat dan serat itu yang akan di beli oleh BUMN.

"Ada berkisar 30 ribu petani di sana dan kami akan memberdayakan mereka, kan lumayan ini investasi. taraf hidup mereka jadi meningkat dari hasil pohon pisang ini," katanya.

Diketahui, warga di Simeulue Aceh menyebut pisang hutan Abaca dengan "kaol afalon". Mereka menganggap tumbuhan ini sebagai tanaman liar yang sulit dibasmi.

Hutan Abaca tersebut tumbuh di kawasan pegunungan Gampong Suak Buluh, Kecamatan Simeulue Timur. Gampong tersebut terletak sekitar 15 kilometer dari Sinabang, ibu kota Kabupaten Simeulue, Aceh.

Status pisang Abaca bakal berubah dari status tanaman liar menjadi tanaman bermanfaat dan bernilai ekonomis.



Read more: http://www.atjehcyber.net/2013/05/dahlan-iskan-ke-aceh-mau-borong-pisang.html#ixzz2SYtqotmH

Senin, 06 Mei 2013

Pembatal Amal dan Keislaman, Syaikh Salim bin Ied Al-Hilali

Sesungguhnya kebahagiaan abadi adalah di surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang tidak akan didapatkan oleh seorang hamba kecuali dengan menjauhi perangi yang dianggap baik oleh sebuah jiwa akan tetapi akan menggugurkan pahala dan amalannya, Akan tetapi wahai hamba Allah, engkau berada di atas suatu ilmu yang terkumpul untuk mu di lembaran ini yang dilengkapi dengan dalil-dalil dari Al Kitab dan As-Sunnah sahihah :
1. Kufur dan syirik
Berdasarkan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala “Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan perjumpaan di hari akhirat, maka gugurlah amalan-amalan mereka, dan tidaklah mereka diberi balasan kecuali dengan apa yang telah mereka perbuat (al a’raf:174) dan juga firman-Nya ” dan telah diwahyukan kepadamu dan kepada orang-orang sebelummu, jika kamu berbuat syirik, niscaya gugurlah amalan-amalanmu dan tentulah kamu menjadi orang yang merugi ” (az zumar: 65)
2. Murtad
Berdasarkan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala : ” Barangsiapa yang murtad diantara kalian dari agamanya kemudian mati dakan keadaan kafir, mereka itulah yang gugur amalan-amalannya di dunia dan akhirat, dan mereka adalah penghuni neraka serta kekal di dalamnya. ” (Al Baqarah : 217)
3. Nifaq dan Riya’
Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam” sesungguhnya dari yang saya takutkan terhadapmu adalah syirik kecil, yaitu riya” . Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman (dalam sebuah hadits qudsi) pada hari kiamat, “Jika Allah memberi balasan kepada manusia dari amalan-amalan. Maka pergilah kalian kepada amalan yang kamu berbuat ria di dunia, maka lihatlah apakah kalian mendapatkan padanya pahala” (dikeluarkan oleh Imam Ahmad dan al Baghawi dari hadits Mahmud bin Labid dengan sanad shahih menurut syarat muslim)
5. Mengungkit-ngungkit pemberian
Berdasarkan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala ” Hai orang-orang yang beriman janganlah kalian gugurkan pahala shadaqah kalian dengan menyebut-nyebut (pemberian) dan menyakiti (hati penerima) (Al Baqarah : 264). Dan dari Abu Umamah Radiyallahu ‘anhu berkata Nabi shalallahu ‘alahi wasallam bersabda: ” Tiga perkara yang Allah tidak akan terima penolakan dan penebusan yaitu orng yang durhaka kepada orang tua, pengungkit-ngungkit pemberian dan orang yang mendustakan takdir (dikeluarkan oleh Ibnu Abi Ashim dan Thabrany dengan sanad hasan)
6. Mendustakan Takdir
Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam “Kalau seandainya Allah mengadzab penduduk langit dan bumi niscaya dia akan mengadzabnya sedang Dia tidak sedikitpun berbuat dzalim terhadap mereka, dan seandainya Dia merahmati mereka niscaya rahmat-Nya lebih baik dari amalan-amalan mereka. Seandainya seseorang menginfaqkan emas di jalan Allah sebesar Gunung Uhud, tidaklah Allah akan menerima infaq tersebut darimu sampai engkau beriman dengan takdir, dan ketahuilah bahwa apa yang (ditakdirkan) menimpamu tidak akan menyelisihimu, sedang apa yang (ditakdirkan) tidak menimpamu maka tida akan menimpamu, kalau seandainya engkau mati dalam keadaab mengimanai selalin ini (tidak beriman dengan takdir), niscaya engkau masuk neraka (Dikeluarkan oleh Abu Dawud dan Ibnu Majah dan Ahmad, hadits ini shahih)
7. Meninggalkan shalat Ashr
Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam : “Orang yang meluputkan dari shalat ashar maka seolah-olah dia kehilangan keluarga dan hartanya (yakni tinggal sendirian tanpa harta dan keluarga), (Dari hadits Ibnu Umar, mutafaq ‘alaihi), dan juga sabda beliau “Barangsiapa meninggalkan shalat ashr maka sungguh gugurlah amalannya (Bukhari dari hadits Buraidah)
8. At Ta’ly atas Allah Subhanah
Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam ” Sesungguhnya seseorang yang berkata, Allah tidak akan mengampuni terhadap si fulan, maka Allah berkata, Barangsiapa beranggapan atas-Ku bahwa Aku tidak akan mengampuni si fulan, maka sungguh Aku telah mengampuni si fulan, dan engkau telah menggugurkan amalanmu, atau sebagaimana beliau katakan (dikelurkan oleh Muslim dari hadtis Jundub bin Abdullah Radhiyallu anhu) At Ta’ly atas Allah yaitu : berkata tentang Allah tanpa ilmu, menyepelekan luasnya rahmat Allah dan bersumpah bahwa Allah tidak akan mengampuni terhadap seseorang.
9. Menyelisihi Rasul shalallahu ‘alahihi wasallam -baik ucapan maupun amalan
Berdasarkan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala : ” Hai orang-orang yang beriman janganlah kalian angkat suara-suaramu diatas suara Nabi dan jangan kalian mengeraskan suara kepadanya layaknya seorang diantara kalian terhadap yang lainnya, sehingga akan gugurlah amalan-amalan kalian dalam keadaan kalian tidak menyadari” (Al Ahzab : 2). Dan firman-Nya : ” Hai orang-orang beriman taatlah Allah dan Rasul-Nya dan jangan kalian gugurkan amalan-amalan kalian (Muhammad: 33)
10. Berbuat bid’ah dalam agama
Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam ” Barang siapa membuat perkara baru dalam urusan kami ini, sesuatu yang tidak ada petunjuk agama padanya, maka itu tertolak (Mutafaq ‘alaih dari hadtis Aisyah radhiyallahu ‘anha) dalam riwayat Muslim disebutkan ” Barangsiapa beramal dengan amalan yang bukan perintah kami maka itu tertolak ”
11. Melanggar Ketentuan-ketentuan Allah di waktu sepi
Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam ” Sungguh aku mengetahui sebuah kaum dari umatku, mereka datang pada hari kiamat dengan kebaikan semisal gunung . putih, kemudian Allah jadikan seperti halnya debu yang berterbangan”, berkata Tsauban, ” Wahai Rasulullah, sifatkanlah tentang keadaan mereka kepada kami, dan supaya kami tidak termasuk dari mereka, dan sedang kami da;a, keadaan tidak memengetahui”, Beliau bersabda “Adapun mereka itu dari saudara kalian seagama, dan dari bangsa kalian, mereka mengambil bagian dari waktu malam sebagaimana juga kalian mengambilnya, akan tetapi mereka itu adalah sebuah kaum yang jika melewati larangan Allah mereka melanggarnya (Dikeluarkan oleh ibnu MAjah dari hadits Tsauban Radhiyallahu ‘anhu dan dishahihkan oleh al Mundziri dan Al Baushiri)
12. Gembira dan Bahagia dengan terbunuhnya seorang mukmin
Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam ” Barangsiapa membunuh seorang mukmin dan berharap akan terbunuhnya maka Allah tidak akan menerima darinya penolakan (adzab) ataupun penebusan. (dikelurkan oleh Abu Dawud dari hadits Ubadah bin shamit, hadits ini shahih).
13. Menetap di negeri-negeri kafir
Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam : ” Allah Azza wajalla tidak akan menerima amalan dari seorang musyrik yang masuk islam sampai memisahkan musyrikin kepada muslimin” (Dikelurkan oleh Nasai dan Ahmad dari Hadits Mu’awiya bin Hayidah radhiyallahu ‘anhu dengan sanad hasan)
14 Mendatangi dukun dan tukang ramal
Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam : ” Barangsiapa mendatangi tukang ramal kemudian menanyakan tentang sesuatu, maka tidak diterima darinya shalat selama 40 hari (dikeluarkan oleh Muslim) dan sabdanya ” Barangsiapa mendatangi tukang ramal atau dukun kemudian membenarkan apa yang dikatakan maka sungguh telah kafir kepada yang diturukan kepada Muhammad (Al Qur’an), (dikelurkan oleh Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ahmad, dari hadits Abu Hurairah, sahih)
15. Durhaka kepada kedua orang tua
Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam ” Tiga golongan yang Allah tidak akan terima dari mereka penolakan atau penebusan yaitu orang yang durhaka kepada kedua orang tua, pengungkit pemberian, dan pendusta takdir” (telah berlalu takhrijnya dipoint no. 5)
16. Pecandu Khamar
Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam ” Barangsiapa meminum khamar Allah tidak akan terima darinya shalat empat puluh hari, apabila dia taubat, maka Allah terima taubatnya, apabila dia kembali berbuat maka Allah tidak akan terima lagi shalatnya selama 40 hari, dan apabila dia taubat maka Allah tidak akan terima taubatnya, dan Allah akan memberinya minum dari sungai Khibal”, dikatakan kepadanya “wahai Abu Abdiraman , apa sungai khibal tersebut, dia berkata : yaitu sungai dari nanah penduduk neraka (dikeluarkan oleh Tirmidzi dari hadits Abdullah bin Umar, dan dia shahih), dan sabda Beliau Shalallahu Alaihi Wa Sallam “Pecandu khamr, jika mati maka akan menemui Allah seperti penyembah berhala (dikeluarkan oleh Ahmad dan Ibnu Majah dari hadits Ibnu Abbas, dan baginya ada syahid (penguat) dari hadits Abu Hurairah dikeluarkan oleh Ibnu Majah, secara keseluruhannya derajatnya hasan)
Berkata Ibnu Hiban : Serupa makna khabar ini dengan ” Barangsiapa bertemu Allah dari pecandu khamr dengan anggapan halal meminumnya, seperti penyembah berhala, karena kesamaan keduanya dalam kekufuran.
17. Berkata dusta dan beramal dengannya
Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam “Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan beramal dengannya maka tidak ada kepentingan bagi Allah seseorang meninggalkan makan dan minumnya ” (dikeluarkan oleh Bukhari)
18 Memelihara anjing kecuali anjing yang dididik untuk pertanian atau berburu
Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam ” Barangsiapa memelihara anjing, maka akan berkurang amalannya setiap hari sebear satu qiroth (dalam riwayat lain dua qiroth), kecuali anjing untuk menjaga kebun atau anjing penjaga ternak (mutafaq alaihi, dan riwayat kedua dari muslim)
19. Pekerja yang lari dari Tuannya, tanpa karena takut atau keletihan dalam pekerjaan, sampai dia kembali kepada tuannya.
20. Istri yang durhaka sampai kembali taat terhadap suaminya Berkata Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam ” Dua golongan yang sungguh sangat merugi yaitu seorang hamba yang lari dari tuannya sampai kembali kepada mereka dan seorang istri yang maksiat terhadap suaminya sampai dia kembali kepadanya (dikeluarkan oleh Hakim dan Thabrany dalam as shaghir, shahih)
21. Pemimpin Yang dibenci Kaumnya
Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam ” Tiga golongan yang sangat merugi yaitu seorang budak yang lari dari tuannya sampai dia kembali, seorang wanita yang bermalam dengan suaminya dalam keadaan (suami) murka padanya, dan seorang pemimpin yang dibenci kaumnya” (Dikeluarkan dan dihasankan oleh Tirmidzi) Berkata Tirmidzi : ” Sekelompok orang dari ahli ilmu membenci seseorang untuk memimpin sebuah kaum, yang mereka benci padanya. Apabila imam itu tidak dzalim, maka sesungguhnya dosa itu atas yang membencinya. Dinukilkan dari Manshur: Kami bertanya tentang perkara imam, maka dikatakan kepada kami: Pemimpin-pemimpin yang dzalim itu sangat menyusahkan, dan adapun yang menegakkan sunnah maka sesungguhnya dosa bagi siapa yang membencinya. ”
22. Seorang muslim memboikot saudaranya muslim tanpa udzur syar’ie
Berdasarkan sabda Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam ” Dibukakan pintu-pintu surga pada hari Senin dan Kamis dan diampunkan bagi setiap hamba yang tidak mensekutukan Allah dengan sesuatupun kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya ada kebencian” Beliau berkata, ” perhatikanlah keduanya oleh kalian sampai mereka kembali rukun, perhatikanlah keduanya oleh kalian sampai mereka kembali rukun, perhatikanlah keduanya oleh kalian sampai mereka kembali rukun. ” (Dikeluarkan oleh Muslim dari hadits Abu Hurairah) Wakhai saudara seislam, ini adalah perbuatan-perbuatan yang dapat menggugurkan amalan-amalan, berada di depanmmu. Dan bahayanya terhadap agamamu sangat jelas, maka jauhilah perkara tersebut dan berhati-hatilah darinya, dan hendaklah hatimu tetap berharap kepada sesuatu yang memberi manfaat kepadamu di dunia dan akhirat, karena setaip hati butuh kepada tarbiyah supaya suci dan terus bertambah suci hingga sampai usia lanjut sempurnalah dan baiklah ia.
Ya Allah yang membolak-balikan hati tetapkanlah hati-hati kami atas agama-Mu, dan janganlah Engkau palingkan kami meskipun hanya sekejap saja.
(assunnah. cjb. net/) sumber: www. darussalaf. or. id, penulis: Syaikh Salim bin Ied Al-Hilali

PANDANGAN ISLAM TENTANG SIKAP MENGUNGKIT-UNGKIT SUATU PEMBERIAN,MENURUT AL-QUR’AN DAN HADITS.


((Bismillahirrahmanirrahim))

==================

Seorang muslim yang takwa apabila ALLAH telah memberinya taufik, untuk memberi dan mengeluarkan harta di jalan-Nya,ia tidak akan mengungkit-ungkit pemberian tersebut.ia berusaha menjadi orang yang di katakan ALLAH dalam firman-Nya::> (Qs.Al-Baqarah :262 )



Ia tidak lupa,bahwa tidak ada yang lebih menghapuskan dan membatalkan pahala sedekah daripada mengungkit-ungkit dan menyakiti orang yang diberi.Bahkan ALLAH menyeru kepada orang-orang mukmin agar menghindar dan memperingatkan dari sifat yg tercela itu,yaitu mengungkit-ungkit.

Sehingga membatalkan sedekah dan manghapuskan kebaikan.Seruan ini selalu tergiang di telinganya,menggugah jiwanya dan memalingkannya dari mengungki-ungkit atau menyakiti.

ALLAH berfirman::> (QS.Al-Baqarah : 264 )

Orang yang mengungkit-ungkit pemberiannya kepada orang miskin,dimana karena ia butuh dan terpaksa menerima pemberian tersebut,merupakan penghinaan bagi kemanusiaannya,pelecehan terhadap kehormatannya,dan menurunkan martabatnya.



”INI SEMUA DI HARAMKAN DALAM SYARIAT ISLAM” dimana menganggap orang yang memberi dan orang yang menerima sebagai dua orang bersaudara,tidak ada yang membedakan keduanya kecuali amal saleh.Seorang saudara tidak mengungkit-ungkit terhadap saudaranya,dan tidak menyakiti diri dan kehormatannya.Oleh karena itu,ancaman bagi orang yang mengungkit-ungkit sangat keras,sebagaimana yang disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dan Abu Dzarr, berkata::”Tiga orang yang tidak diajak bicara oleh ALLAH pada hari kiamat,tidak melihat kepada mereka,dan tidak mensucikan mereka,dan mereka mendapat siksa yang pedih,” Rasulullah membacanya tiga kali,Abu Dzarr berkata:”Mereka merugi,siapa mereka wahai Rasulullah,?”….Beliau berkata:> (HR.Shahih Muslim.)



**Sikap senang menjamu para tetamu.**



Sesuatu yang lazim bahwa seorang muslim yang takwa yang telah mengetahui makna kemurahan hati,senang menerima tamu dan gembira menghadapi tamu,serta bersegera memuliakannya.Demi menerapkan akhlak Islam dalam dirinya,sebagai cermin dari keimanan kepada ALLAH dan hari akhir.

Disebutkan dalam sebuah hadits:> (Muttafaq ‘alaihi.)



Orang yang memuliakan tamu mengaskan diri bahwa ia beriman kepada ALLAH DAN HARI AKHIR,dengan memuliakan tamunya.Oleh karena itu,memuliakan tamu ini dinamakan hadiah,sebab apa yang disunguhkan pada tetamunya,seakan –akan ia merupakan tanda terimakasih terhadap tamunya yang telah memberikan,kesempatan beramal soleh kepada tuan rumahnya.



Ia membuktikan keimanannya dan meridhahkan Tuhannya,seperti yang disebutkan dalam hadits::> (Muttafaq ‘alaihi.)



Memuliakan tamu dalam Islam merupakan amal mulia yang disenangi oleh seorang muslim sejati,ia mendapat pahala.Oleh karena itu,Islam telah mengatur dan meletakan batas-batasnya,hadiah tamu,sehari semalam,kemudian datang kewajiban menjamu tamu,lamanya tiga hari,lebih dari itu adalah sedekah yang dicatat pada lembaran amal orang yang menjamu tamu tersebut.



Memuliakan tamu dalam Islam bukanlah sukarela sesuai dengan kemauan dan ijtihad peribadi,akan tetapi merupakan kewajiban bagi seorang muslim,ia wajib segera melaksanakannya apabila ada seseorang yang mengetuk pintu,atau ada tamu yang masuk kehalamannya,seperti yang disabdakan Rasulullah::> (HR.Shahih Bukhari.)



Adapun orang-orang yang merasa kesal menerima tamu,dan menutup pintunya dari tamu,maka tidak ada kebaikan padanya,sebagimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Nabi::> (HR.Shahih Ahmad)



Islam menjadikan sikap menjamu tamu adalah suatu kewajiban atas setiap muslim dan menganggapnya sebagai hak bagi tamu,dan tidak boleh diabaikan oleh seorang muslim.Apabila sifat kikir telah meluas dalam suatu kaum dan mereka sampai menolak hak tamu,maka Islam mengijinkan bagi tamu mengambil haknya dari mereka,seperti yang telah dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh BUKHARI Dan MUSLIM dan yang lainnya dari UQBAH BIN AMIR BERKATA: Aku berkata: “Wahai Rasulullah,engkau mengutus kami lalu kami singgah disuatu kaum,tetapi mereka tidak menjamu kami,bagaimana pendapatmu,?”….BELIAU bersabda::> (HR.Shahih Bukhari dan Muslim.)



Menjamu tamu adalah hak Islam yang “BAKU”,oleh karena itu anda tidak mendapatkan seorang muslim yang baik keIslamannya dan bersifat “BAKHIL”tidak mau menjamu tamu,bagaimana pun kondisinya.Hal ini karena Islam mengajarkannya bahwa makanan dua orang cukup untuk tiga orang,dan makanan tiga orang cukup untuk empat orang,ia tidak takut sama sekali jika ada tamu mengetuk pintu dengan tiba-tiba.Dan ABU HURAIRAH berkata::> (Muttafaq ‘alaihi.)



Dari JABIR berkata::> (HR.Shahih Muslim.)



Seorang muslim sejati tidak takut akan banyaknya makanan,seperti orang barat yang tidak mau menerima tamu mendadak sedangkan ia belum menyiapkan makanan sebelumnya.Akan tetapi seorang muslim menerima tamunya yang datang secara tiba-tiba dan menyambutnya untuk ikut serta makan bersamanya,tidak mengapa bagi dirinya apabila jatah perutnya kurang beberapa suap makanan:karena lapar lebih ringan baginya daripada tidak menerima tamu yang diperintahkan oleh ALLAH dan Rasul-Nya untuk dimuliakan,bahkan ALLAH memberkahi makanan satu orang hingga cukup dimakan dua orang,dan memberkahi makanan dua orang hingga cukup dimakan empat orang,dan seterusnya….tidak perlu baginya ketidak perdulian yang dibenci,yang merupakan kebiasaan orang barat,didikan materialistis baik ditimur maupun di barat.



Orang-orang saleh terdahulu telah mebuat contoh teladan yang luar biasa dalam memuliakan tamu.Bahkan ALLAH kagum atas atas perbuatan mereka dalam memuliakan tamu,kisah ini dapat kita lihat dalam sebuah hadits yang di riwayatkan oleh BUKHARI dan MUSLIM dari ABU HURAIRAH bahwasanya seseorang datang kepada NABI,lalu beliau mengutus seseorang kepada istri-istrinya,mereka mengatakan:”kami tidak mempunyai apa-apa kecuali air,”maka RASULULLAH berkata:”Siapa yang mau menjamu ini,?”….maka menyahutlah seseorang dari kaum ANSHAR:”Saya,” lalu ia membawanya pulang ke rumah istrinya,ia berkata kepada istrinya:”MULIAKANLAH TAMU RASULULLAH,” Ia berkata:Kami tidak mempunyai apa-apa kecuali makanan yang cukup untuk anak-anak,” Ia berkata:”Siapakan makananmu,betulkan lampumu,dan tidurkan anak-anakmu apabila mereka ingin makan malam,” maka ia menyiapkan makanan,membetulkan lampu,dan menidurkan anak-anaknya,kemudian ia berdiri sekan-akan memperbaiki lampu lalu memadamkannya,kemudian keduanya menampakkan seakan-akan keduanya makan bersama tamu,dan bermalam dalam keadaan lapar.

Di pagi harinya,ia pergi menemui RASULULLAH,beliau berkata: “ALLAH kagum atas perbuatan kalian berdua terhadap tamu kalian,dan ALLAH menurunkan ayat::> (QS.AL-HASYR : 9)



Akan tetapi seorang muslim yang takwa adalah pribadi cerdas dan peka,apabila ia singgah di rumah saudaranya sebagai tamu,ia mengerti kondisinya,ia tidak tinggal dirumah suadaranya dengan tenang dan santai,atau tidak perduli apakah ia memberatkan dan menyulitkan serta mengganggu yang mengakibatkan rasa kesal,karena ia mendapatkan petunjuk dari NABI yang MENGHARAMKAN perilaku ini,yaitu LARANGAN MEMBERATKAN TUAN RUMAH ADALAH HAL YANG TIDAK SESUAI DENGAN ROH ISLAM,hal ini sebagaimana ditegaskan dalam Hadits oleh MUSLIM dari NABI:”TIDAK HALAL BAGI SEORANG MUSLIM TINGGAL DI RUMAH SAUDARANYA HINGGA MENJATUHKANNYA PADA DOSA,” MEREKA BERKATA: “WAHAI RASULULLAH,BAGAIMANA IA MENJATUHKANNYA KEPADA DOSA,?”…..BELIAU BERKATA:> (HR.Shahih Muslim)



Dalam Riwayat BUKHARI::> (HR.Shahih BUKHARI.)



Oleh karena itu terlepas dari besarnya dosa (yang harus ditanggung)atau merasa berat (menerima tamu),seorang muslim yang takwa jauh dari menjerumuskan saudaranya pada dua kondisi tersebut.Karena seorang tamu muslim adalah orang yang beradab,dan Islam mengajarkannya Etika bertamu dan berprilaku yang benar ketika bertamu.Oleh karena itu,ia berusaha melaksanakan perilaku ini dengan teliti.Sehingga ia tidak memberatkan tuan rumah,pandai memahami apa yang di sukai tuan rumah,dan tanggap terhadap apa yang disampaikan

Di Antara Kisah Orang-Orang yang Bertaubat

Allah Ta’ala berfirman:

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنفُسِهِمْ لا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُالرَّحِيمُ
“Katakanlah: “Wahai hamba-hambaKu yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar: 53)

Dari Buraidah dia berkata:
أَنَّ مَاعِزَ بْنَ مَالِكٍ الْأَسْلَمِيَّ أَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي قَدْ ظَلَمْتُ نَفْسِي وَزَنَيْتُ وَإِنِّي أُرِيدُ أَنْ تُطَهِّرَنِي, فَرَدَّهُ. فَلَمَّا كَانَ مِنْ الْغَدِ أَتَاهُ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي قَدْ زَنَيْتُ فَرَدَّهُ الثَّانِيَةَ. فَأَرْسَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى قَوْمِهِ فَقَالَ: أَتَعْلَمُونَ بِعَقْلِهِ بَأْسًا تُنْكِرُونَ مِنْهُ شَيْئًا, فَقَالُوا: مَا نَعْلَمُهُ إِلَّا وَفِيَّ الْعَقْلِ مِنْ صَالِحِينَا فِيمَا نُرَى. فَأَتَاهُ الثَّالِثَةَ فَأَرْسَلَ إِلَيْهِمْ أَيْضًا فَسَأَلَ عَنْهُ فَأَخْبَرُوهُ أَنَّهُ لَا بَأْسَ بِهِ وَلَا بِعَقْلِهِ. فَلَمَّا كَانَ الرَّابِعَةَ حَفَرَ لَهُ حُفْرَةً ثُمَّ أَمَرَ بِهِ فَرُجِمَ. قَالَ فَجَاءَتْ الْغَامِدِيَّةُ فَقَالَتْ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي قَدْ زَنَيْتُ فَطَهِّرْنِي, وَإِنَّهُ رَدَّهَا. فَلَمَّا كَانَ الْغَدُ قَالَتْ: يَا رَسُولَ اللَّهِ لِمَ تَرُدُّنِي لَعَلَّكَ أَنْ تَرُدَّنِي كَمَا رَدَدْتَ مَاعِزًا فَوَاللَّهِ إِنِّي لَحُبْلَى. قَالَ: إِمَّا لَا, فَاذْهَبِي حَتَّى تَلِدِي. فَلَمَّا وَلَدَتْ أَتَتْهُ بِالصَّبِيِّ فِي خِرْقَةٍ قَالَتْ: هَذَا قَدْ وَلَدْتُهُ. قَالَ: اذْهَبِي فَأَرْضِعِيهِ حَتَّى تَفْطِمِيهِ, فَلَمَّا فَطَمَتْهُ أَتَتْهُ بِالصَّبِيِّ فِي يَدِهِ كِسْرَةُ خُبْزٍ فَقَالَتْ: هَذَا يَا نَبِيَّ اللَّهِ قَدْ فَطَمْتُهُ وَقَدْ أَكَلَ الطَّعَامَ. فَدَفَعَ الصَّبِيَّ إِلَى رَجُلٍ مِنْ الْمُسْلِمِينَ ثُمَّ أَمَرَ بِهَا فَحُفِرَ لَهَا إِلَى صَدْرِهَا وَأَمَرَ النَّاسَ فَرَجَمُوهَا. فَيُقْبِلُ خَالِدُ بْنُ الْوَلِيدِ بِحَجَرٍ فَرَمَى رَأْسَهَا فَتَنَضَّحَ الدَّمُ عَلَى وَجْهِ خَالِدٍ فَسَبَّهَا, فَسَمِعَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَبَّهُ إِيَّاهَا فَقَالَ: مَهْلًا يَا خَالِدُ فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَقَدْ تَابَتْ تَوْبَةً لَوْ تَابَهَا صَاحِبُ مَكْسٍ لَغُفِرَ لَهُ. ثُمَّ أَمَرَ بِهَا فَصَلَّى عَلَيْهَا وَدُفِنَتْ
“Ma’iz bin Malik Al Aslami pergi menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam seraya berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah menzhalimi diriku, karena aku telah berzina, oleh karena itu aku ingin agar anda berkenan membersihkan diriku.” Namun beliau menolak pengakuannya. Keesokan harinya, dia datang lagi kepada beliau sambil berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah berzina.” Namun beliau tetap menolak pengakuannya yang kedua kalinya. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengutus seseorang untuk menemui kaumnya dengan mengatakan: “Apakah kalian tahu bahwa pada akalnya Ma’iz ada sesuatu yang tidak beres yang kalian ingkari?” mereka menjawab, “Kami tidak yakin jika Ma’iz terganggu pikirannya, setahu kami dia adalah orang yang baik dan masih sehat akalnya.” Untuk ketiga kalinya, Ma’iz bin Malik datang menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam untuk membersihkan dirinya dari dosa zina yang telah diperbuatnya. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun mengirimkan seseorang menemui kaumnya untuk menanyakan kondisi akal Ma’iz, namun mereka membetahukan kepada beliau bahwa akalnya sehat dan termasuk orang yang baik. Ketika Ma’iz bin Malik datang keempat kalinya kepada beliau, maka beliau memerintahkan untuk membuat lubang ekskusi bagi Ma’iz. Akhirnya beliau memerintahkan untuk merajamnya, dan hukuman rajam pun dilaksanakan.” Buraidah melanjutkan, “Suatu ketika ada seorang wanita Ghamidiyah datang menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam seraya berkata, “Wahai Rasulullah, diriku telah berzina, oleh karena itu sucikanlah diriku.” Tetapi untuk pertama kalinya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak menghiraukan bahkan menolak pengakuan wanita tersebut. Keesokan harinya wanita tersebut datang menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sambil berkata, “Wahai Rasulullah, kenapa anda menolak pengakuanku? Sepertinya engkau menolak pengakuanku sebagaimana engkau telah menolak pengakuan Ma’iz. Demi Allah, sekarang ini aku sedang mengandung bayi dari hasil hubungan gelap itu.” Mendengar pengakuan itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sekiranya kamu ingin tetap bertaubat, maka pulanglah sampai kamu melahirkan.” Setelah melahirkan, wanita itu datang lagi kepada beliau sambil menggendong bayinya yang dibungkus dengan kain, dia berkata, “Inilah bayi yang telah aku lahirkan.” Beliau lalu bersabda: “Kembali dan susuilah bayimu sampai kamu menyapihnya.” Setelah mamasuki masa sapihannya, wanita itu datang lagi dengan membawa bayinya, sementara di tangan bayi tersebut ada sekerat roti, lalu wanita itu berkata, “Wahai Nabi Allah, bayi kecil ini telah aku sapih, dan dia sudah dapat menikmati makanannya sendiri.” Kemudian beliau memberikan bayi tersebut kepada seseorang di antara kaum muslimin, dan memerintahkan untuk melaksanakan hukuman rajam. Akhirnya wanita itu ditanam dalam tanah hingga sebatas dada. Setelah itu beliau memerintahkan orang-orang supaya melemparinya dengan batu. Sementara itu, Khalid bin Walid ikut serta melempari kepala wanita tersebut dengan batu, tiba-tiba percikan darahnya mengenai wajah Khalid, seketika itu dia mencaci maki wanita tersebut. Ketika mendengar makian Khalid, Nabi Allah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tenangkanlah dirimu wahai Khalid, demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya perempuan itu telah benar-benar bertaubat, sekiranya taubat (seperti) itu dilakukan oleh seorang pemilik al-maks niscaya dosanya akan diampuni.” Setelah itu beliau memerintahkan untuk menyalati jenazahnya dan menguburkannya.” (HR. Muslim no. 1695)

Makna pemilik al-maks adalah orang yang mengambil harta manusia tanpa hak, semisal orang-orang yang menagih pajak dan pungutan wajib dari kaum muslimin tanpa ada hak.
Penjelasan ringkas:
Telah disebutkan pada artikel sebelumnya mengenai keutamaan, syarat, dan adab dalam bertaubat, karena tidak pantas seorang muslim untuk berputus asa dari rahmat Allah. Bahkan berputus asa dari rahmat Allah merupakan dosa yang sangat besar dan termasuk ciri-ciri orang yang kafir, sebagaimana ucapan Ya’qub kepada anak-anaknya, “Dan janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada yang berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang kafir.” (QS. Yusuf: 87)
Ambillah pelajaran dari para sahabat -radhiallahu anhum-, walaupun keimanan dan keilmuan mereka tinggi dan terus-menerus menuju kesempurnaan, tetap saja mereka bukanlah manusia yang ma’shum dari dosa-dosa. Karenanya tidaklah seorang pun di antara mereka yang berbuat dosa kecuali dia segera ‘mengadu’ kepada Rasulullah -alaihishshalatu wassalam- dan segera kembali kepada Allah dengan segera bertaubat, bahkan mereka tidak segan-segan untuk minta ditegakkan had (jika dosanya mempunyai hukum had) guna membersihkan dosa-dosa mereka. Dan ini menunjukkan kuatnya keyakinan mereka kepada Allah dan jujurnya niat mereka dalam bertaubat.
Kisah dua orang sahabat di atas, juga kisah pembunuh 100 nyawa, juga kisah Ka’ab bin Malik beserta dua temannya yang diboikot tatkala mereka tidak ikut perang bersama Nabi -alaihishshalatu wassalam-, dan kisah-kisah lainnya merupakan pelajaran yang sangat berharga bagi orang-orang yang datang setelah mereka.
Ada beberapa fawaid yang bisa dipetik dari kisah di atas:
  1. Hukum had itu menghapuskan dosa yang diperbuat jika dia ikhlas menjalaninya.
  2. Kasih sayang Nabi -alaihishshalatu wassalam- kepada para sahabatnya tatkala beliau berusaha semaksimal mungkin agar mereka tidak terkena hukum had. Ini terbukti dengan beliau tidak mengindahkan pengakuan kedua sahabat ini pada awalnya. Tapi tatkala mereka terus-menerus mengaku maka beliaupun menjatuhkan hukum had kepada mereka.
  3. Kisah ini menujukkan jika seseorang berbuat zina tanpa ada yang menyaksikannya atau tidak ada yang melaporkannya, maka hendaknya dia melihat keadaan dirinya: Jika dia khawatir akan terjatuh ke dalam zina untuk kedua kalinya maka hendaknya dia melaporkan dirinya agar dirajam, tapi jika dia betul-betul bertaubat dan yakin tidak akan terjatuh lagi ke dalam zina maka hendaknya dia menyembunyikannya dan tidak melaporkan dirinya. Ini ditunjukkan dalam hadits lain yang shahih.
  4. Hukum rajam wajib ditegakkan, hanya saja masalah waktu eksekusinya diserahkan kepada ijtihad penguasa. Dia boleh mengundurkannya (bukan menggugurkannya) karena ada maslahat lain, misalnya maslahat bayi kalau pezina itu hamil.
  5. Orang gila yang berzina tidak dijatuhi hukuman had, itu karena beliau mempertanyakan kesehatan akal Maiz kepada kaumnya.
  6. Dari sini juga dipahami bahwa imam hendaknya mengumpulkan info yang detail dan akurat sebelum menjatuhkan hukum had.
  7. Rajam adalah ditanamnya tubuh pezina (yang telah menikah) di dalam tanah sampai ke dadanya, kemudian dia dilempari oleh kaum muslimin.
  8. Tidak boleh mencela dan menghina orang yang telah bertaubat. Ini juga ditunjukkan oleh kisah perdebatan antara Adam dan Musa -alaihimassalam- yang masyhur di kalangan ulama.
Wallahu Ta’ala a’la wa ahkam.

Sabtu, 04 Mei 2013

100 Nama Asli Artis Indonesia, ternyata lucu juga.....

1. Ade Rai = I Gusti Agung Kusuma Yudha Rai

2. Adjie Massaid = Chandra Pratomo Samiadji.

3. Agung Yulianto = Ki Joko Bodo

4. Agus Hadi Sujiwo = Sujiwo Tejo.

5. Amara Lingua = Tuwuhadijatitesih Amaranggana.

6. Aming = Aming Supriatna Sugandhi.

7. Andien = Andini Aisyah Hariadi.

8. Annisa Bahar = Ani Setiawati. Wikikikikikikikikikik.

9. Anya Dwinov = Anya Dwinovita Pahlawanti. Biar dibilang Indo-Rusia gitu ya?

10. Apoy (gitaris Wali Band) = Aan Kurnia

11. Arzetti Bilbina = Arzetti Bilbina Huzaimi Setiawan

12. Audy Item = Paula Allodya Item.

13. Aura kasih = Sanny Aura Syahrani
14. Ayu Azhari = Siti Khodijah

15. Aziz Gagap = Muhammad Aziz

16. Bams Samsons = Bambang Reguna Bukit. Om-om banget yeee.

17. Bella = Laudya Chintya Bella

18. Bimbim Slank = Bimo Setiawan Almachzumi.

19. Charlie ST12 = Muhammad Charlie Van Houtten

20. Cheche Kirani = Hetty Sobari

21. Chicha Koeswoyo = Mirza Riadiani.

22. Chrisye = Krisman Rahardi.

23. Cici Tegal = Sri Wahyuningsih.

24. Cut Memey = Decy Meilani Susanti. dan nama bekennya sama-sama gak komersil yeee. Gak penting banget.

25. Deddy Corbuzier = Deddy Cahyadi Sundjoyo. Corbuzier-nya apaan tuh?

26. Dede Yusuf = Yusuf Macan Effendi.

27. Della Puspita = Nisisari Henny Puspita.

28. Dewi Persik = Dewi Murya Agung.
29. Dewi Yull = Raden Ajeng Dewi Pujiati.

30. Dhea Imut = Claudia Annisa

31. Dian Piesesha = Dida Diah Daniar

32. Dian Sastro = Diandra Paramitha Sastrowardoyo. Emang aslinya sudah kereeen.

33. Didi Kempot = Didi Prasetyo. Apanya yang kempot kalo gitu?

34. Dik Doang = Raden Rizki Mulyawan Kertanegara Hayang Denda Kusuma. Oh, ningrat toh.

35. Donita = Noni Annisa Ramadhani

36. Dorce Gamalama = Ahmad Ashadi. Wuakakakakakakaaa.

37. Doyok = Sudarmaji

38. Eddy Brokoli = Edi Hidayatullah

39. Eko Patrio = Eko Indro Purnomo.

40. Eno Lerian = Dwi Retno Rahastri Lerian.

41. Evie Tamala = Cucu Suryaningsih. Hihihihihihiihihihihii …, nyasar banget.

42. Faank (vokalis Wali Band) = Ferry Farchan

43. Gogon = Margono
44. Gusti Randa = Yungki Gustiranda.

45. Ian Kasela “Radja” = Samijan. Busyeeeettt! Jauh amat yeeee. Kasela = Kalimantan Selatan. Wuaakakakakakaaak.

46. Iis Dahlia = Iis Laeliyah.

47. Ikke Nurjanah = Hartini Erpi Nurjanah.

48. Indro Warkop = Indrojoyo Kusumonegoro.

49. Inul Daratista = Ainur Rokhimah. Lho, kok laen banget,..

50. Ira Swara = Wahyuni Irawati

51. Iwa K = Iwa Kusumantri

52. Iwan Fals = Virgiawan Listanto.

53. Jojo (Keong Racun) = Jovita Adityasari

54. Jojon = Djuhri Masdjan. Dari mana datangnya Jojon?

55. Julia Perez = Yulia Rahmawati

56. Komeng = Alfiansyah. Walah, ini lebih aneh lagi yak.

57. Krisdayanti = Kris Dayanti. Cuma beda pake spasi doang.

58. Maia = Maya Estianty.

59. Marshanda = Adriana Marshanda

60. Memes = Meidiana Maemunah.

61. Miing Bagito = Kang Tubagus Dedi Gumelar.

62. Moldy (gitaris Radja) = Mulyadi. Oooh… Mulyadi toh…

63. Mulan Kwok = Wulansari. Huuu….

64. Nia Paramitha = Pradnya Paramitha.

65. Nicky Astria = Nastiti Karya Dewi

66. Nike Ardilla = Nike Ratna Dilla

67. Nirina Zubir = Nirina Raudatul Jannah Zubir. Ambil depan dan buntut.

68. Noe (Letto) = Sabrang Mowo Damar Panuluh

69. Once = Elfonda Mekel

70. Onky Alexander = Dicky Alexander Heryanto Sapardan

71. Pak Raden = Suyadi

72. Parto Patrio = Eddy Supono.

73. Pasha = Sigit Purnomo Syamsuddin Said
74. Pepeng = Ferrasta Soebardi.

75. Polo = Barata Nugraha

76. Pretty Asmara = Nyokapnya Pretty ber-Asmaraan Ama Kudanil.

77. Rahma Azhari = Rahma Syahidah Azhari

78. Rhoma Irama = Raden Haji Oma Irama. Beneran nih.

79. Ria Irawan = Chandra Ariati Dewi Irawan.

80. Rita Sugiarto = Derita

81. Romy Rafael = Romy Tunggul Widodo (Rafaelnya dr mana?)

82. Roy Martin = Roy Wicaksono.

83. Sania = Siti Tuti Susilawati Sutisna.

84. Sule = Entis Sutisna

85. Tamara Bleszynski? Tamara Nathalia Christina Mayawati Bleszynski. Yang ini sih emang keren dari sononya.

86. Tarzan = Toto Maryadi.

87. Taufik Savalas (alm.) = Muhammad Taufik

88. Tessy = Kabul Basuki. Namanya juga pelawak.

89. Tia Ivanka = Artia Dewi Siregar

90. Timbul = Suhardi

91. Titi DJ = Titi Dwijayati.

92. Titi Kamal = Kurniaty Kamalia.

93. Titik Puspa = Sudarwati. Hm, jadi bingung.

94. Tompi = Teuku Adifitria

95. Tora Sudiro = Taura Danang Sudiro

96. Tukul Arwana = Rianto. Lho, kok nama bekennya jadi ikan banget yak!

97. Uut Permatasari = Utami Suryaningsih.

98. Winky Wiryawan = Nurayendra Irwindo

99. Wulan Guritno = ri Wulandari.

100.Yuni Shara = Wahyu Setyaning Budi. Lho, kok kayak nama cowok?

sumber: klik disini

Bedanya Pacaran,LDR, daan Jomblo...!!!

Pacaran: ketawa bareng
Long Distance: ketawa di telepon
Jomblo: ketawa karena liat di cermin, ”Astaga gue hina banget!”

Pacaran: cium pacar
Long Distance: cium telepon
Jomblo: cium aspal (Jatoh dari motor)

Pacaran: ngapel
Long Distance: teleponan berdua
Jomblo: nelpon emak dikampung

Pacaran: marahan mulu
Long Distance: ngambek mulu
Jomblo: nyabun mulu

Pacaran: ngeliat pacar
Long Distance: ngeliat foto pacar
Jomblo : ngeliat orang pacaran

Pacaran: ntar malam mingguan
Long Distance: nunggu bulan depan
Jomblo: ini hari apa ya???

Pacaran: boros duit
Long Distance: boros pulsa
Jomblo: boros sabun

Pacaran: nyanyiin lagu buat pacar
Long Distance: buat lagu untuk pacar
Jomblo: ngamen depan warung yg ada tulisan "Ngamen Gratis"

Pacaran: bep,potong rambut dong
Long Distance: bep, jangan lupa potong rambut ya..
Jomblo: yes, dapet rambut...santet ah

Pacaran: ketik sms i love u
Long Distance: ketik sms i miss u
Jomblo : ketik sms REG <spasi> JODOH

Pacaran: panas beb, ke gunung yuk
Long Distance: panas beb, aku renang dlu ya sama temen
Jomblo : panas mak, mau jemur ranginang ga ?

Pacaran: makan steak bareng
Long Distance: makan di kantin sekolah masing2
Jomblo: makan tempe bongkrek

Pacaran: jalan bareng seharian
Long Distance: telepon seharian
Jomblo: ga mandi seharian

Pacaran: beb uda wangi nih, jalan2 yu
Long Distance: beb aku uda wangi, kamu mandi gih
Jomblo: emaaaak, adek mau mandi.... wkwkwkwkwkwkwkwk

sumber klik disini

Daftar Lagu Yang Enak Didengar

Pas lagi browsing, nih nemu dari blog pecinta musik,hehheh cekidot lah,,,,,
Referensi lagu barat yang enak didengar saat sedih
1. Daniel Badingfield - if you're not the one
2. Adele - someone like you
3. Avril Lavigne - when you're gone
4. Bruno Mars - grenade
5. Elliot Yamin - i'll wait for you
6. JET - look what you have done
7. Secondhand Serenade - fall for you
8. Simple plan - Untitled
9. Fort minor - where'd you go
10. Hoobastank - reason
11. Justin bieber - that should be me
12. justin bieber - down to earth
13. Lil wayne - how to love (yang versi justinnya juga enak lohh)
14. Timbaland - Apologize
15. Linkin Park - my desember
16. Simple Plan - Perfect
17. Simple Plan - Untittled
18. Christina Aguilera - Hurt
19. katy perry - the one that got away
20. tiffany alvord - possibility
21. one republic - secrets
22. nikka costa - first love
23. Shontelle - Impossible

Referensi lagu barat yang enak didengar saat senang :
1. Jonas Brothers - That’s Just The Way We Roll
2. Akon-Beautiful
3. Avril Lavigne - What The Hell
4. Beyonce - single ladies
5. Black Eyed Peas - Pump It
6. Black eyed peas - Boom Boom Pow
7. Bruno Mars - billionare
8. Eminem - i'm not afraid
9. Far East Movement Ft. The Cataracs & Dev - Like A G6
10. Greenday - Basket Case
11. Greenday - american idiot
12. Bonjovi - it's my life
13. lady gaga - poker face
14. Miley Cyrus - Party In The USA
15. Pink - Get The Party Started
16. Rosemary ft gania - supergirl
17. Selena gomes - tell me something i don't know
18. christian beadles - doctor stalker
19. carly rae jepsen - call me maybe
20. Ryan Beatty - Every little thing
21. Far East Movement - Live my life ft Justin Bieber
22. T-pain - The best love song

nih sumbernya, kunjungi aja gan, blognya bagus ni,,

Cara Mendapatkan EViews 11 Demo Version

 Oleh: Jul Fahmi Salim Assalmkum wrwb.. Selamat Pagi, Siang, Malam teman-teman sekalian, jika dipostingan sebelumnya sydah ada cara mendapat...