Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Oktober 2016

Mahasiswa Masih Kurang Memanfaatkan Fasilitas BPJS

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Fasilitas layanan BPJS Kesehatan ternyata belum banyak dimanfaatkan kalangan mahasiswa. Baik itu di Universitas Syiah Kuala maupun di UIN Ar-Raniry, Banda Aceh.

Hal itu disampaikan Wakil Direktur Pelayanan Medis RS Prince Nayef Unsyiah, dr Teuku M Yus, dalam acara sosialisasi pemanfaatan BPJS bagi 500-an mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Unsyiah, Senin, 10 Oktober 2016.



Dia menyebutkan, apabila merujuk data BPJS yang menyebutkan bahwa sudah 70 persen penduduk Indonesia terdaftar di BPJS Kesehatan, maka itu berarti, dari 45.000 mahasiswa Unsyiah dan UIN Ar-Raniry, seharusnya ada 31.000 mahasiswa yang sudah memiliki kartu BPJS.

"Tetapi angka tersebut tidak terlihat pada kunjungan mahasiswa yang berobat di RS Prince Nayef Unsyiah yang menggunakan BPJS. Mahasiswa masih belum memahami pemanfaatan fasilitas BPJS," kata dr Teuku M Yus didampingi Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Hewan, Dr drh Razali MSi.
M Yus menekankan akan perlunya kepedulian mahasiswa akan pentingnya layanan kesehatan ini. Apalagi sebagian besar dari mereka berada jauh dari rumah orang tua. Jangan sampai, karena tidak ada uang lantas tidak berobat, terus menelpon orang tua untuk datang. Padahal semua fasilitas dan layanan kesehatan sudah ditanggung oleh BPJS.

"Selama kuliah, mahasiswa bisa memindahkan fasilitas kesehatan BPJS dari daerah asalnya ke Banda Aceh. Di sekitar kampus ada Klinik Athari dan Puskesmas Kopelma Darussalam, yang selanjutnya apabila memerlukan layanan spesialis, bisa dirujuk ke RS Prince Nayef," saran Dr Teuku M Yus. (*)

sumber : klik disini

Senin, 02 Juni 2014

Manfaat Minum Air Putih

Cairan tubuh yang baik, terbukti mencegah terbentuknya batu saluran kemih (Level of Evidende IB) dan infeksi saluran kemih (Level of Evidence IIB). Berbagai faktor yang menyebabkan terbentuknya batu saluran kemih, antara lain konsentasi urin yang tinggi, konsentrasi kalsium maupun oksalat yang tinggi di dalam urin, pH urin yang rendah (untuk batu asam urat), hingga menurunnya asupan cairan dan mengkonsumsi makanan rendah phytate, yang dapat ditemukan di nasi, gandum, dan produk kacang-kacangan. Selain itu, kondisi medis seperti hiperparatiroid primer, gout, obesitas, dan diabetes mellitus juga merupakan faktor risiko.

Didalam penelitian epidemiologi mengenai asupan air dan batu saluran kemih, dilaporkan eksresi urin minimal sebanyak 2 liter per hari untuk dapat mencegah pengulangan maupun timbulnya batu di dalam saluran kemih. Dalam keadaan suhu lingkungan dan aktivitas fisik yang normal, biasanya diperlukan asupan air sebanyak 2-3 liter per hari untuk mendapatkan eksresi urin sebanyak 2 liter. Sama halnya di dalam usaha untuk memberikan pengobatan pada pasien dengan batu saluran kemih, obat-obat yang diberikan seperti misalnya potasium sitrat untuk menaikkan pH urin tidak akan dapat bekerja dengan baik, apabila asupan air kurang. Jadi, tetap diperlukan asupan air yang cukup untuk dapat membuat urin sebanyak 2 liter agar obat dapat bekerja dengan baik.

Jenis minuman juga berpengaruh terhadap timbulnya batu. Minum minuman seperti kopi, teh dan anggur dapat mengurangi risiko terbentuknya batu, bahkan jus jeruk secara spesifik disebutkan dapat mencegah terbentuknya batu kalsium oksalat, asam urat, dan sistem. Sebaliknya, risiko terbantuknya batu akan meningkat dengan mengkonsumsi jus apel dan minuman bersoda serta bir. Dengan demikian, konsumsi air mineral merupakan pilihan yang aman dan baik, dan kandungan bikarbonat di dalam air mineral berguna di dalam penanganan batu asam urat dan sistin, namun dikontraindikasikan untuk batu struvit. Apabila komposisi batu tidak diketahui, minuman yang sebaiknya dikonsumsi adalah air mineral dengan kandungan garam mineral dan bikarbonat yang rendah.

Dalam kaitannya, dengan infeksi saluran kemih dan aliran urin yang rendah akan meningkatkan pertumbuhan bakteri di saluran kemih atas maupun bawah. Tidak hanya itu, frekuensi berkemih yang rendah juga turut meningkatkan pertum menahan dorongan berkemih. Namun, dengan konsumsi air yang banyak dapat mencegah terjadinya infeksi saluran kemih. Sehubungan dengan diperlukannya asupan air sebanyak 3-5 liter per hari untuk mendapatkan jumlah ekskresi urin sebesar 2 liter, bagaimana dengan kelompok usia lanjut? Kelompok usia lanjut sangat rentan terhadap asupan air yang tinggi dikarenakan mudah terjadi hiponatremia. Asupan air untuk kelompok usia lanjut yang optimal adalah 1 liter per hari, dan tidak melebihi 1,5 liter. Dengan demikian, perilaku mengkonsumsi air sebanyak 3-5 liter per hari dan tidak menahan diri untuk berkemih sangat dianjurkan untuk mencegah terjadinya batu dan infeksi saluran kemih, dengan catatan pada kelompok usia lanjut asupan air dibatasi untuk tidak melebihi 1,5 liter per hari. (L)

sumber: klik disini

Sabtu, 04 Mei 2013

Enam Kerusakan Penampilan Akibat Merokok

Anda mungkin sudah tau dampak buruk merokok terhadap kesehatan jantung, paru-paru, otak, bahkan kehidupan seksual Anda. Tapi dampak buruk merokok dapat dengan jelas terlihat melalui penampilan Anda.

Berikut ini adalah kerusakan penampilan yang disebabkan oleh merokok.

Sebagian besar orang menyangka bahwa kantung mata terjai karena kurang tidur atau beristirahat. Namun menurut penelitian dari Johns Hopkins, efek nikotin akan membentuk kantong mata empat kali lebih parah dibandingkan dengan yang tidak merokok dan kurang beristirahat.

Nikotin yang terkandung dalam rokok juga dapat menyebabkan gigi menjadi kuning. Bila Anda menginginkan gigi Anda kembali putih, maka Anda harus merogoh kocek yang tidak sedikit, karena prosedur untuk memutihkan gigi bisa mencapai jutaan rupiah.

Keriput memang wajar bila muncul sesuai dengan usia. Namun bagi orang yang realtif muda keriput menjadi satu momok yang merusak penampilan. Inilah yang akan terjadi bila Anda merokok, karena para ahli telah membuktikan bahwa merokok dapat membuat usia kulit Anda lebih cepat menua daripada seharusnya.

Hal ini disebabkan karena aliran darah perokok tidak berjalan dengan lancar. Sementara peredaran darah yang lancar sangat dibutuhkan kulit, supaya kulit tetap sehat, kenyal, dan terjaga kekencangannya.

Pada satu penelitian di Taiwan, para ilmuwan membuktikan bahwa perokok pria akan lebih cepat mengalami kerontokan rambut dan kebotakan dibandingkan dengan pria yang tidak merokok. Para ilmuwan mengira bahwa racun kimia yang terdapat pada rokok dapat merusak sel DNA pada folikel rambut dan membuat regenerasi sel rambut menjadi rusak. Tidak hanya rontok, namun rambut juga lebih cepat beruban.

Tidak hanya pada kulit wajah, merokok juga berdampak buruk pada bagian kulit lainnya. Rokok merusak jaringan serat yang terkoneksi dengan sel tisu pada kulit, sehingga kulit kehilangan elastisitas dan kekuatan kulit.

Inilah yang menyebabkan terjadinya 'stretch mark' atau parut kulit. Orang biasanya memiliki parut kulit karena bobot tubuh yang meningkat drastis, seperti pada permepuan hamil. Namun rokok merupakan faktor lain yang memicu terbentuknya parut kulit.

Rokok memang dapat menahan rasa lapar, inilah yang menyebabkan bobot tubuh perokok biasanya lebih rendah dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. Namun berdasarkan penelitian yang dilakukan di Belanda pada 2009, perokok memiliki jaringan lemak yang lebih tebal dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

Lemak ini akan banyak menumpuk dibawah kulit, dan juga pada organ dalam Anda. Bila diakumulasikan, lemak yang menumpuk ini bisa mengakibatkan obesitas yang berujung pada penyakit diabetes.

Redaktur: Taufik Rachman
Sumber: antara

Cara Mendapatkan EViews 11 Demo Version

 Oleh: Jul Fahmi Salim Assalmkum wrwb.. Selamat Pagi, Siang, Malam teman-teman sekalian, jika dipostingan sebelumnya sydah ada cara mendapat...